Polda Sumut Tindak Lanjuti Laporan soal 2 Orang Ngaku PSMS di Kongres PSSI

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 12 Juni 2022 - 13:18
kali dibaca
Ket Foto : Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Mediaapakabar.com
Polda Sumatera Utara (Sumut) menindaklanjuti laporan pihak PSMS Medan terkait adanya dua orang yang mengaku PSMS datang ke arena Kongres PSSI. Polisi pun telah mengundang para terlapor dalam laporan tersebut.

"Betul, penyidik sudah menindaklanjuti," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Minggu (12/6/2022).


Hadi mengatakan penyidik telah mengundang terlapor untuk meminta klasifikasinya pada Jumat lalu. Tetapi, terlapor tidak dapat hadir dengan mengirimkan surat penundaan klarifikasi.


"Sesuai jadwal pada hari Jumat mengundang para pihak untuk meminta klarifikasi, tetapi kuasa hukum dari para terlapor menyampaikan bahwa kliennya yang bernama Julius Raja dan Fityan Hamdi tidak dapat hadir dan mengirimkan surat penundaan klarifikasi via WA," sebut Hadi.


Polemik tersebut bermula, saat perwakilan PSMS Medan yang dinaungi PT Kinantan Medan Indonesia (KIM) tidak dibolehkan mengikuti Kongres biasa PSSI di Bandung, Jawa Barat.


PSMS Medan pun melaporkan dua orang yaitu Julius Raja dan Fityan Hamdi ke Polda Sumut karena mengaku pengurus PSMS. Keduanya dilaporkan pada 1 Juni 2022 kemarin.


"Sudah resmi kita laporkan ke Polda Sumut, dua hari setelah kongres PSSI semalam," ujar Direktur Hukum PSMS Medan Bambang Abimanyu dikutip detikSumut, Sabtu (11/6/2022).


Bambang menyebut, keduanya dilaporkan karena mengaku sebagai sekretaris umum dan pengurus PSMS.


"Ya mereka yang mengaku jadi sekum dan pengurus itu saat Kongres PSSI di Bandung, Julius sama Fityan" sebutnya.


"Deliknya ya memberikan keterangan palsu," jelasnya.


Dia tidak bisa menyebutkan nomor laporan tersebut, dengan alasan lupa. "Lupalah aku, soalnya aku di Malang ini," ucapnya saat ditanya tentang hal itu.


Julius Raja yang dilaporkan pun buka suara. Dia mengaku akan berkonsultasi ke Kodrat Shah tentang langkah apa yang akan mereka lakukan ke depan.


"Pasti kami dan kuasa hukum akan konfirmasi dulu ke Pak Kodrat tentang apa yang akan kami lakukan ke depan," kata Julius, Sabtu (11/6/2022). (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini