Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Laporan Polisi Tak Kunjung Ada Kabar! Warga Kecewa dengan Polres Asahan, Kini Kebun Bibitnya Kembali Dirusak OTK

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 22 Juni 2022 - 11:43
kali dibaca
Ket Foto : Pengrusakan kebun bibit kelapa sawit milik warga bernama Sukatmin (44) yang berada di jalan lintas gedangan yang diperkirakan terjadi pada malam hari tanggal 20 Juni 2022.

Mediaapakabar.com
Kembali terjadi pengrusakan kebun bibit kelapa sawit milik warga bernama Sukatmin (44) yang berada di jalan lintas gedangan yang diperkirakan terjadi pada malam hari tanggal 20 Juni 2022.

Menurut keterangan Sukatmin, untuk yang kedua kali pembibitan kelapa sawit miliknya dirusak oleh OTK. "Kali ini ada sebanyak 400 pokok lebih yang dirusak dengan cara dipotong," ucap Sukatmin kepada wartawan, Selasa, 21 Juni 2022.


"Sebelumnya pembibitan saya ini juga sudah dirusak oleh OTK pada tanggal 24 Mei 2022, dan di aksi yang pertama OTK merusak sebanyak 200 pokok lebih, dan sudah saya laporkan ke Pihak Kepolisian tepatnya di Polres Asahan dengan bukti laporan bernomor : LP/B/457/V/2022/SPKT/ Polres Asahan/Polda Sumatera Utara," papar Sukatmin.


Ketika ditanya terkait apakah akan membuat laporan kembali terhadap Pembibitan Kelapa Sawit yang kembali dirusak oleh OTK, dengan polos dan rasa penuh kecewa Sukatmin menjawab kecewa terhadap pihak kepolisian Polres Asahan. 


"Jujur memang saya sangat kecewa bang, karena sudah berjalan hampir satu bulan laporan saya belum juga direspon dan tidak ada kabar dari pihak Polres Asahan, dan sekarang kembali dirusak lagi oleh OTK, yah saya cuma bisa pasrah saja lah bang," ucap Sukatmin dengan sedih.


Sementara mewakili Pemerintah Desa Gedangan, Anto selaku Kepala Dusun saat dimintai keterangannya mengatakan.Sukatmin secara aturan sebagai warga sudah mengikuti secara prosedural dalam menjalankan usaha pembibitan kelapa sawit, dari izin Keterangan usaha dan izin usahanya dengan mengatasnamakan CV Sigalumbang.


"Maka sangat kita sayangkan pihak Polres Asahan tidak segera mengusut pelaku yang telah merusak tanaman bibit kelapa sawit Milik Sukatmin," ucap Anto.


Ditempat yang sama Udin yang juga merupakan Kepala Dusun di area Sukatmin membuka usaha pembibitannya mengatakan dengan kejadian untuk yang kedua kalinya ini.


"Kita sebagai warga sangat meminta perhatian serius dari pihak Kepolisian khususnya Polres Asahan kiranya bisa segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku pengrusakan tanaman bibit kelapa sawit milik Sukatmin," sebutnya.


Diketahui, pengrusakan bibit kelapa sawit untuk kedua kalinya terjadi dalam kurun waktu hitungan bulan, Sukatmin mengaku mengalami kerugian sebesar Rp14 juta.


Ia berharap kiranya dengan Semboyan Polri yang Presisi Polres Asahan bisa segera mengungkapkan dan menangkap siapa dalang dan pelaku pengrusakan bibit kelapa sawit miliknya. (HEN)

Share:
Komentar

Berita Terkini