Hari Ini, Pencarian Eril Petugas Kerahkan Anjing Pelacak

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 03 Juni 2022 - 12:24
kali dibaca
Ket Foto : Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz yang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss terus dilakukan para aparat kepolisian. (Kemlu-KBRI Bern Swiss)

Mediaapakabar.com
Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril masih diintensifkan dengan tambahan dukungan anjing pelacak, pada Jumat (3/6/2022).

Diketahui anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Eril hilang terbawa arus di Sungai Aare, Swis pada Kamis pekan lalu.


Sementara itu pada pencarian Eril hari Kamis (2/6/2022), arus deras Sungai Aare membuat pencarian terhambat karena tak bisa mengerahkan penyelam karena pertimbangan derasnya arus sungai di Swiss tersebut kemarin.


Pencarian Eril akhirnya mengerahkan patroli darat, patroli perahu, dan penerbangan drone.


Fokus pencarian hari ini adalah di area Marzili hingga pintu air Engehalde, serta patroli di area antara Schwellenmaetelli hingga Wohlensee.


Hingga Rabu petang (1/6/2022), orang tua Eril yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. kembali menyempatkan untuk menyusuri tepian sungai Aare untuk memeriksa tempat-tempat yang potensial dalam proses pencarian Eril hingga ke beberapa rute perjalanan baik darat maupun perairan yang dapat ditempuh secara aman.


Ridwan Kamil dan keluarga kembali ke Indonesia, pada Kamis sore (2/6/2022) untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat. Pemantauan upaya pencarian, koordinasi dengan KBRI Bern, dan komunikasi dengan otoritas Swiss akan terus dilanjutkan oleh Paman Eril, Elpi Nazmuzaman beserta wakil keluarga yang telah tiba di Bern pada hari Rabu (1/6/2022).


KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis (26/5) pkl. 11.24 waktu setempat.


Menurut penjelasan Kepolisian, Eril mengalami situasi darurat pada saat berenang. Sejak menerima laporan orang hilang, Polisi terus berupaya keras untuk menemukan Eril.


Status pencarian anak Ridwan Kamil dari mencari orang yang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam. Pencarian terhadap Emmeril Kahn Mumtadz atau dipanggil Eril di sungai Aare, Swiss, berubah.


Sebelumnya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian ananda tercinta Emmeril Kahn Mumtadz, dari yang tadinya berstatus mencari orang yang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person). Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia. (BC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini