Angka Kemiskinan Cukup Tinggi, DPRD Minta Pemko Medan Lebih Inovatif dan Kreatif

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:05
kali dibaca
Ket Foto : Anggota Komisi III DPRD Medan Dhiyaul Hayati.

Mediaapakabar.com
Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk melakukan inovasi dan lebih kreatif untuk mengentaskan kemiskinan. Permintaan itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd, Jumat, 24 Juni 2022.

“Saat ini angka kemiskinan di Kota Medan cukup tinggi. Butuh kolaborasi pihak kecamatan, kelurahan dan lingkungan untuk lebih cermat melakukan pendataan penerima bantuan sosial (bansos),” ujar Dhiyaul.


Berdasarkan sumber Kemensos RI, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Medan: Ruta 127.283, Keluarga 134.807, Individu 537.570. Total penduduk 2.460.858 jiwa data BPS. “Ada 19,364% DTKS dengan bahasa lain masyarakat miskin kota,” jelasnya.


Politisi PKS ini menilai penanganan yang dilakukan Pemko Medan selama ini belum tepat sasaran dan kurang maksimal dalam menurunkan jumlah warga miskin. “Saat ini hampir 20 persen masyarakat miskin di Kota Medan dari jumlah penduduk berkisar 2,4 juta jiwa,” ucapnya.


Untuk itu, Dhiyaul berharap Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan upaya agar angka kemiskinan kota dapat diminimalisir. 


“Semisal dengan membuat data masyarakat miskin secara detail per lingkungan. Selain itu, membuat program yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk pengentasan kemiskinan. Seperti pelatihan kewirausahaan, bantuan modal dan lainnya. Intinya dibuat program yang tujuannya mampu mengentaskan kemiskinan,” jelas dewan yang duduk di Komisi III ini.


Lanjutnya, dirinya juga mengharapkan adanya kolaborasi beberapa OPD dan dilakukan monitoring serta evaluasi program agar anggaran tepat sasaran. 


“Saat ini angka kemiskinan di Kota Medan cukup mengkhawatirkan. Ada indikasi lebih banyak masyarakat yang nyaris miskin tidak termasuk dalam DTKS,” pungkasnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini