Subsidi Migor Curah Dicabut, Tak Menjamin Harga Jual Naik

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 29 Mei 2022 - 21:50
kali dibaca
Ket Foto : Ilustrasi.

Mediaapakabar.com
Rencana pemerintah untuk mencabut subsidi, khususnya minyak goreng curah di akhir bulan ini memang menimbulkan kekuatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, harga minyak goreng curah berpeluang naik harganya. 

Kalau subsidi dicabut jelas memang bisa membuat harga minyak goreng curah menjadi lebih mahal, karena pada dasarnya harga keekonomian minyak goreng curah saat ini dibawah harga keekonomiannya.


Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menuturkan, terkait hal tersebut apakah kita harus kuatir dengan kemungkinan harga minyak goreng curah tersebut? Sebaiknya kita tak perlu kuatir, sebab disisi lain pemerintah melalui Presiden Jokowi berjanji sebelumnya harga minyak goreng curah akan berada di kisaran angka Rp14.000 per kilogram dalam waktu dekat ini.


"Disisi lain, pemerintah juga kembali memberlakukan DMO atau domestic market obligation untuk produk turunan kelapa sawit. Yang artinya pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng di tanah air, beserta pemenuhan kebutuhan minyak goreng di tanah air. Nah memang kebijakan DMO sebelumnya tidak berhasil membuat harga minyak goreng sesuai dengan arahan pemerintah," ujarnya di Medan, Minggu (29/5/2022).


Gunawan menjelaskan, saat ini, dia menilai bahwa pemerintah akan lebih serius dalam mengatasi harga minyak goreng curah yang sampai detik ini belum sesuai dengan target harga pemerintah. Hal ini akan menjadi pertarungan besar pemerintah dalam meyakinkan masyarakat.


Maka itu, jangan pesimis dengan kabar pencabutan subsidi minyak goreng tersebut, karena belum tentu harga minyak goreng curah akan naik nantinya.


"Kita  menaruh harapan besar kepada pemerintah agar harga minyak goreng curah maupun minyak goreng jenis lain harganya bisa sesuai dengan harapan pemerintah. Karena masyarakat sudah sangat berharap pemerintah bisa merealisasikan target harga yang ditetapkan sebelumnya. Setelah sekian lama berbagai upaya dilakukan untuk menstabilkan harga minyak goreng namun belum juga membuahkan hasil yang sesuai harapan," jelasnya. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini