Perayaan Waisak, Harga Bawang Merah Melambung

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 16 Mei 2022 - 22:19
kali dibaca
Ket Foto : Ilustrasi.

Mediaapakabar.com
Harga bawang merah pada libur panjang pada perayaan Hari Raya Waisak naik tajam. Pasalnya, sejumlah pedagang menjual bawang merah berkisar dari Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Bahkan ada yang menjual hingga harga Rp48.000 per kilogram.

 

"Harganya drastis naik dan keadaan ini masih berimbas dari perayaan Idulfitri beberapa waktu lalu," kata seorang pedagang di pasar Sukaramai Medan, Rina, Senin (16/5/22).


Diakuinya, kenaikan harga masih berlanjut hingga hari ini dikarenakan pasokan barang yanh masih sedikit dari pulau Jawa. 


"Kemarin jelang Idulfitri juga naik dan karena sebagian petani diperkirakan masih libur panjang, maka pasokan barang juga menurun," ujarnya.


Lebih lanjut, Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menuturkan, ada pun temuan di lapangan dari pihaknya, mahalnya harga bawang merah memang dikarenakan pasokan yang lebih sedikit dari pulau Jawa. Umumnya, bawang merah dari Jawa menjadi penggerak harga bawang merah di Kota Medan maupun di Sumut secara keseluruhan.


Jika ditelusuri lebih jauh, sejumlah pedagang mengeluhkan penurunan stok dari petani. Gagal panen menjadi salah satu alasan penurunan stok dan mahalnya harga bawang merah belakangan ini. Disisi lain, sejumlah sumber juga menyatakan ada gangguan distribusi. Dimana pengiriman melalui kapal laut juga terganggu. Menurut estimasi mereka (pedagang) kapal laut baru beroperasi nanti setelah tanggal 20.


"Diperkirakan setelah tanggal 20 distribusi barang akan lebih lancar dan diharapkan bisa menekan kembali harga bawang merah. Dari sejumlah alasan pemicu kenaikan harga bawang merah, maka yang perlu diwaspadai adalah gagal panen yang bisa membuat penurunan produktifitas di tingkat petani," katanya. 


Menurut Gunawan, gangguan distribusi ini pada umumnya hanya berlangsung sesaat dan jangka pendek dan berkepanjangan seperti masalah gagal panen. Sejauh ini pasokan bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan banyak dipasok bawang merah dari wilayah Sumut dan Sumatera Barat.


"Saya menyimpulkan harga bawang merah yang mahal saat ini sementara masih akan terjadi dalam jangka pendek. Belum bisa dikatakan bahwa akan terjadi kenaikan harga bawang merah dalam waktu yang lama. Kita tunggu saja dalam waktu dekat ini. Khususnya saat gangguan distribusi teratasi," tuturnya. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini