KPPU Ajak Pelaku Usaha Ikuti Program Kepatuhan Persaingan Usaha

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:05
kali dibaca
Ket Foto : KPPU Kantor Wilayah I bekerjasama dengan Apindo Sumatera Utara menyelenggarakan sosialisasi Per KPPU I/2022 terkait Program Kepatuhan Persaingan Usaha. 

Mediaapakabar.com
KPPU Kantor Wilayah I bekerjasama dengan Apindo Sumatera Utara menyelenggarakan sosialisasi Per KPPU I/2022 terkait Program Kepatuhan Persaingan Usaha. 

Bertempat di Gedung NTU Akademi Medan, kegiatan yang ditujukan kepada pelaku usaha yang menjadi anggota APINDO Sumut dihadiri langsung oleh Ketua KPPU Ukay Karyadi, yang didampingi Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas. 


Kegiatan tersebut turut dihadiri  Ketua DPP Apindo Sumut Haposan Siallagan, Wakil Ketua Martono Anggusti, Sekretaris Eksekutif Bambang Hermanto dan seluruh jajaran pengurus beserta anggota APINDO. 


Ketua DPP Apindo Sumut mengatakan, KPPU hadir sebagai wasit bagi para pengusaha di negeri ini. Tanpa adanya keteraturan dan wasit persaingan usaha, ekonomi bangsa ini tidak bisa berkembang, itulah mengapa negeri ini membentuk KPPU. 


"Program Kepatuhan persaingan usaha ini disosialisasikan supaya kita para pelaku usaha tidak terkejut, suksesnya per KPPU I/2022 ini akan dimulai dari pelaku usaha, tingkat kepatuhan ini akan mendorong bisnis kita sejalan dengan persaingan usaha yang sehat," katanya, Sabtu (14/5/2022).


Dia menuturkan, dunia bisnis itu sangat penting, sebab kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh bisnisnya. 


"KPPU mengedepankan pencegahan, kalau tidak bisa lagi dicegah, baru dilakukan penindakan. Ketika perusahaan sudah mengikuti program kepatuhan, KPPU akan mengeluarkan Penetapan Program Kepatuhan dan ini akan berdampak menjaga nama baik dan reputasi perusahaan," ujarnya. 


Lebih lanjut, Ridho Pamungkas mengutarakan alur program Kepatuhan yang meliputi Kode Etik, Panduan Kepatuhan, Pelaksanaan program, Sosialisasi, Penyuluhan, Pelatihan dan/atau kegiatan lain dalam rangka pelaksanaan program kepatuhan di perusahaan. 


"Program Kepatuhan dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan perusahaan, PerKPPU hanya sebagai pedoman dalam menyusun prosedur baku yang akan dianut dan diimplementasikan oleh manajerial perusahaan, namun ketika perusahaan sudah melaksanakannya tidak serta merta kebal hukum, namun dapat menjadi pertimbangan agar hukumannya menjadi lebih ringan," paparnya.


Di akhir acara, Ridho menambahkan, harapan ke depan bahwa pelaku usaha yang menjadi anggota Apindo dapat membantu mendorong perekonomian sumut melalui  kemitraan dengan UMKM, selain itu KPPU Kanwil I sangat terbuka sebagai tempat berkonsultasi dan dapat berkolaborasi dengan APINDO. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini