Kaum Milenial Dominasi Saham Sumut

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:49
kali dibaca
Ket Foto : Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution dalam kegiatan temu wartawan di Medan, Kamis (19/5/2022).

Mediaapakabar.com
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku bahwa investor muda dari milenial mendominasi jumlah investor di pasar modal pada tahun ini. Alasan utama karena ada peningkatan minat investasi di tengah pandemi covid-19.

Adapun total Investor saham di Sumatera Utara posisi April  2022 sebanyak 181.343, paling banyak dari kaum milenial (18-25 tahun) mencapai 69.903 investor.     


Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution dalam kegiatan temu wartawan di Medan, Kamis (19/5/22).


Pintor menjelaskan, mendominasinya investor milenial dikarenakan selama pandemi banyak yang berdiam di rumah sehingga kegiatannya berinvestasi termasuk di saham. "Bahkan, investor saat ini bisa transaksi saham secara digital," ujarnya.


Tak hanya dari kalangan milenial saja, investor terbanyak lainnya ada di usia 31-40 tahun sebanyak 49.165, usia 26-30 tahun sebanyak 38.779 dan usia 41 tahun ke atas sebanyak 31.742.   


Pintor menuturkan, pada tahun 2022 ini target investor baru sebanyak 58.089, sampai April tercapai 15.999 atau sekira 30 persen. 


Untuk meraih investor baru tersebut, pihaknya mempunyai beberapa strategi yakni offline ke daerah-daerah bersama sekuritas. Ditambah nanti Bank Sumut akan IPO sekira September 2022 sehingga dipastikan meningkat investor baru dari pegawai Bank Sumut. Dana IPO akan digunakan Bank Sumut antara lain untuk ekspansi, mau mempercanggih digitalisasi dengan sistem seperti bank-bank besar.   


“Jumlah investor terbanyak Medan, Binjai, Pematangsiantar, Sergai, Deliserdang dan Tapsel. Sedangkan paling sedikit di Nias Utara,” tutur Pintor.     


Lebih lanjut, dari sisi gender, investor laki-laki paling banyak mencapai 110.107 dan67.506 perempuan. Sedangkan dari sisi jenis pekerjaan, paling banyak karyawan swasta 68.777, pelajar/ mahasiswa 38.837 dan  pengusaha 29.859.    


"Meski karyawan investor swasta paling banyak, namun jumlah investasi saham paling banyak dari pengusaha,” ungkapnya.


Untuk total aset, Rp31,9 triliun saham. Selain saham, aset Rp7,3 triliun (Reksadana, obligasi, sukuk dan sebagainya). Ternyata usia 40 tahun ke atas paling banyak sahamnya mencapai Rp99 triliun. Disusul usia 31-49 tahun Rp2,8 triliun dan milenial (18-25 tahun) Rp496 miliar.   


Pintor menambahkan total jumlah transaksi saham di Sumut selama tahun 2021 (Januari-Desember) tembus Rp218,200 triliun. Paling banyak transaksi di Januari 2021 mencapai Rp40,909 triliun, disusul Februari Rp24,949 triliun. Pada Desember 2021 transaksi saham Rp14,848 triliun. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini