Kapal Pengangkut Ratusan Penumpang Kandas di Sumenep Madura

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 06 Mei 2022 - 22:06
kali dibaca
Ket Foto: Kapal Motor Penumpang (KMP) Sabuk Nusantara 91 menghantam karang saat hendak berlayar dari Pulau Sapeken menuju Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/5). Ilustrasi (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo/Rei/mes/15)

Mediaapakabar.com
Kapal Motor Penumpang (KMP) Sabuk Nusantara 91 menghantam karang saat hendak berlayar dari Pulau Sapeken menuju Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/5/2022).

KMP Sabuk Nusantara 91 mengangkut sekitar 384 penumpang dalam perjalanan arus balik Lebaran Idulfitri 1443 H. Namun, cuaca kurang bersahabat membuat kapal menabrak karang.


Para penumpang sempat panik histeris dan langsung keluar dari kapal untuk menyelamatkan diri. Pihak Syahbandar Kalianget langsung mengerahkan kapal untuk mengevakuasi penumpang.


"Air semakin mengering, kita khawatir kapalnya nanti miring. Untung di waktu kejadian, ada dari petugas Syahbandar yang ikut mengevakuasi bersama warga nelayan yang ikut membantu," kata salah satu petugas.


Kasubbag Humas AKP Widiarti mengatakan awalnya KMP Sabuk Nusantara 91 hendak berlayar menuju Pelabuhan Kalianget, Kamis siang. Namun, setelah 30 menit berlayar, kapal tersebut kandas.


"Setelah perjalanan sekitar 30 menit, KMP Sabuk Nusantara 91 terlalu melambung sehingga terdengar ledakan keras di lambung kapal, dan ternyata kapal kandas menabrak karang," kata Widiarti dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat, 06 Mei 2022.


KMP Sabuk Nusantara 91 di Nakhodai oleh Kapten Kuseno dengan membawa ABK sebanyak 22 orang. Saat insiden terjadi, para ABK telah berusaha memundurkan badan kapal agar terlepas dari karang Teluk Sapatako, Pulau Sapeken.


Sayangnya, usaha yang dilakukan beberapa kali oleh nakhoda dan ABK tidak membuahkan hasil, ditambah air laut mulai surut.


Saat ini para penumpang kapal yang berhasil dievakuasi kembali ke Pulau Sapeken sebanyak 384 orang.


Sedangkan 50 orang bertahan di dalam kapal sambil menunggu air laut pasang untuk melanjutkan perjalanan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini