Jadi Pemateri di Rakor Percepatan Realisasi APBD, Ini Pesan Kajati Sumut Idianto

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 31 Mei 2022 - 22:45
kali dibaca
Ket Foto : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Idianto, SH, MH saat menjadi Pemateri pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota, Pembangunan Infrastruktur di Sumatera Utara yang digelar di Hotel Santika Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (31/5/2022). 

Mediaapakabar.com
Kejaksaan memiliki dua bidang strategis dalam pencegahan yang akan mensupport penyerapan anggaran, fungsi untuk melakukan pengamanan Proyek Strategis Nasional di Bidang Intelijen dan Bidang Datun yang memiliki fungsi memberikan Legal Opinion (Pendapat Hukum) dan Legal Assistance (Pendampingan Hukum) terhadap APBN, APBD tentunya juga BUMN dan BUMD.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Idianto, SH, MH saat menjadi Pemateri pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota, Pembangunan Infrastruktur di Sumatera Utara yang digelar di Hotel Santika Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (31/5/2022). 


"Yang paling penting adalah ada niat baik dari Kepala Daerah untuk meminta pengamanan dan pengawalan terhadap sebuah pembangunan. Kemudian menjadi kunci untuk percepatan penyerapan anggaran, ada tiga hal yang sangat penting dijalankan," katanya saat membawakan materi dengan judul "Peran Kejaksaan dalam Upaya Percepatan Penyerapan Anggaran". 


Menurutnya, tiga hal yang sangat penting dijalankan yakni tertib Yuridis, tertib Administrasi dan tertib Fisik. 


"Kalau tiga hal ini benar dijalankan, maka pembangunan akan berjalan sesuai harapan dan terhindar dari potensi penyimpangan," ujarnya Kajati Sumut Idianto.


Selain Kajati, Kapolda Sumut, Gubsu, Pangdam I/BB, Kepala BPK dan Kepala BPKP Provinsi Sumut juga menyampaikan materi terkait dengan penyerapan anggaran dan pembangunan infrastruktur


Pada kesempatan itu, Gubsu Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa saat ini angka pertumbuhan ekonomi sudah sebesar 3,90%. Selama pandemi, pertumbuhan ekonomi terganggu bahkan sempat berada pada posisi minus. 


Ia mengatakan Pandemi juga mengakibatkan berkurangnya investasi yang masuk ke daerah ini. Maka salah satu cara meningkatkannya adalah dengan mempercepat serapan anggaran. 


Hingga Mei 2022, serapan anggaran daerah seluruh kabupaten/kota di Sumut sekitar 19,06%. Kabupaten/kota tertinggi penyerapan anggaran belanjanya antara lain Kota Tanjungbalai, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Serdang Bedagai.


Edy juga menyayangkan masih ada kabupaten/kota yang anggaran belanjanya baru 10%. "Harusnya ini sudah 50%, ini masih ada yang 10%," tandasnya.


Dalam kegiatan Rakor itu dihadiri Gubernur Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kepala BPK Perwakilan Sumut, Kepala BPKP Provinsi Sumut, Forkopimda Sumut, para Bupati/Walikota, Kapolres, Kajari, Dandim, OPD serta undangan lainnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini