Gajah Betina Tengah Hamil Tua Ditemukan Mati, Kondisinya Memprihatinkan

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 26 Mei 2022 - 16:58
kali dibaca
Ket Foto : Gajah liar ditemukan mati. (Istimewa)

Mediaapakabar.com
Seekor gajah betina yang tengah hamil tua ditemukan mati di areal lahan konsesi hutan tanaman industri (HTI) PT Riau Abadi Lestari, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Pelaksana tugas Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Fifin Arfiana Jogasara mengatakan penemuan bangkai gajah betina itu bermula pada Rabu, 25 Mei sekitar pukul 12.12 WIB. 


Ia mengatakan saat itu karyawan konsesi yang hendak pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin menemukan seekor Gajah Sumatra dengan posisi tertidur di tengah Jalan KM 9.


Selanjutnya, Tim gabungan BBKSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) kemudian melakukan patroli penyisiran dan menurunkan tim medis ke tempat kejadian.


"Penyebab kematian Gajah Sumatera belum dapat dipastikan. Akan tetapi dari mulut dan anusnya keluar darah. Diperkirakan gajah betina tersebut berumur sekitar 25 tahun. Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya," kata Fifin, Kamis, 26 Mei 2022.


Ia menjelaskan, tim medis mengambil sampel hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Selanjutnya, dengan bantuan alat berat konsesi perusahaan, tim gabungan lalu menguburkan bangkai gajah di lokasi.


"Sampel bagian organ satwa akan segera dikirim ke Balai Veteriner, Bukittinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut," ujarnya.


Sementara itu, Kapolsek Pinggir Bengkalis, Kompol Maitertika mengatakan gajah pertama kali ditemukan seorang pekerja. Di mana ada informasi dari seorang pekerja melihat gajah tertidur pada Selasa (24/5/2022).


"Ada pekerja yang tidak ketahui namanya di KM 9 Koto Pait mengatakan ada gajah yang posisinya tertidur dari Selasa pagi. Di mana saat itu saksi akan pulang," terang Maitertika, Kamis (26/5/2022).


Selanjutnya informasi itu disampaikan ke Pamusuk Siregar petugas BKSDA yang saat itu tengah melaksanakan patroli rutin. Kemudian tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengetahui penyebab gajah mati.


"Setiba di lokasi kami menginformasikan kepada BKSDA Riau. Dalam hal ini tim BKSDA menurunkan team paramedis hewan untuk dilakukannya nekropsi dan identifikasi penyebab kematian," katanya.


Hasil pemeriksaan awal, terlihat gajah mati dengan posisi mulut mengeluarkan darah. Bahkan dari tubuh gajah sudah mengeluarkan bau busuk.


"Penyebab kematian belum tahu karena itu harus di nekropsi atau bedah bangkai. Untuk lokasi ditemukan dalam areal lahan PT Arara Abadi berbatasan yang kebun sawit masyarakat," pungkasnya. (MI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini