Aksi Wanita Bergamis Curi Dompet di Asahan Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 28 Mei 2022 - 08:52
kali dibaca
Ket Foto: Aksi wanita bergamis mencuri di toko baju terekam kamera pengawas. 

Mediaapakabar.com
Aksi wanita bergamis diduga mencuri dompet salah satu pengunjung toko baju di Jalan Cokroaminoto Kisaran, Asahan, Sumatera Utara terekam kamera CCTV. Video itupun viral di media sosial (Medsos).

Dilansir dari detikSumut, Jumat (27/5/2022) aksi pencurian tersebut terjadi saat toko sedang ramai pengunjung. Beberapa orang tampak sibuk memilih pakaian di sana.


Pelaku diduga seorang wanita berbaju gamis warna biru gelap dan memakai masker. Pelaku terlihat menutupi sebuah tas seorang pengunjung dengan sehelai yang sedang sibuk mencoba pakaian. Beberapa detik tas itu ditutup dia kemudian membenarkan lagi posisi tas.


"Dia minta tolong saya coba baju yang dipilihnya katanya ukuran badan saya pas dengan ukuran badan mamaknya. Waktu baju itu saya coba di situlah dia ambil dompet saya di dalam tas setelah ditutup kain. Saya pun kurang perhatikan juga saat itu," kata korban, Sri Hastuti. 


Menurut wanita berusia 45 tahun ini, awalnya dia tidak curiga meski setelah baju itu dicoba pelaku tak jadi membeli pakaian yang dicobanya. "Belum ada firasat. Setelah dia pergi saya cek tas kok dompet sudah tak ada, isinya ada uang sekitar Rp 2 juta," kata dia.


Korban berharap dengan tersebarnya rekaman CCTV pelaku yang mengambil tasnya itu tidak mengulangi perbuatannya. Ia pun berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke aparat penegak hukum.


"Semoga jangan ada lagi korbannya. Rencana mau saya laporkan ke Polisi," ujarnya.


Sementara itu polisi menunggu korban pencurian yang viral itu membuat laporan. "Kalau sepanjang yang saya ketahui belum ada. Kalau pun ada laporannya akan kami sampaikan ke media," kata Kasubag Humas Polres Asahan, IPDA Charles Sianipar saat dikonfirmasi.


Terkait aksi kejahatan yang kerap disebar warga ke medsos dan berharap viral, polisi menyebut sebaiknya masyarakat lebih mempercayakan proses hukum satu tindak kejahatan ke aparat penegak hukum. "Kalau ada satu aksi kejahatan masyarakat laporkan saja ke polisi, pasti ditindaklanjuti," pungkasnya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini