Adik Bunuh Abang Kandung di Deli Serdang Ditangkap, Ini Motifnya

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 07 Mei 2022 - 11:37
kali dibaca
Ket Foto: Polisi saat mengungkap kasus pembunuhan di Mapolresta Deli Serdang.

Mediaapakabar.com
Polisi berhasil menangkap Salomo Tarigan (32) pelaku pembunuhan Ebenezer Tarigan (35) di Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang. Pelaku tega menghabisi nyawa abang kandungnya setelah ribut persoalan uang hasil penjualan sawit.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol I Kadek Heri Cahyadi mengatakan, peristiwa itu berawal ketika pelaku menimbang buah sawit miliknya untuk dijual kepada agen, begitu juga dengan korban pada Kamis (5/5/2022).


Saat menimbang buah sawit yang dijual, korban menyampaikan kepada agen agar uang penjualan diberikan kepada dirinya bukan adiknya. Tidak terima mendengar itu pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan alat tojok buah sawit.


"Pelaku melemparkan kembali alat tojok buah sawit ke arah korban dan mengenai dadanya. Pelaku melihat korban tak berdaya menarik sebilah parang yang berada di pinggangnya. Lalu membacok korban berkali-kali hingga meregang nyawa," ujarnya saat di Mapolresta Deli Serdang, Jumat (6/5/2022).


Bukan hanya itu, korban dikatakan Kadek juga dianggap pelaku sering menyusahkan keluarga. Sehingga itu ikut menjadi pemicu tindakan tersebut. Pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.


"Pelaku menyesali perbuatan membunuh abang kandungnya," tuturnya.

 

Ditambahkan Kompol I Kadek, usai menghabisi nyawa abang kandungnya itu, pelaku langsung kabur melarikan diri.


"Pelaku kabur ke Kota Binjai setelah menghabisi nyawa abang kandungnya," tambah Kompol I Kadek.


Setelah kabur pelaku didampingi keluarga mendatangi kantor polisi untuk menyerahkan diri.


"Pelaku Salomo Tarigan menyerahkan diri ke Polsek Telun Kenas didampingi keluarga," sebutnya.


Kata dia, Salomo telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.


"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 338 subsider 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara," terang Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2008.


Sebelumnya polisi mengungkap motif Salomo Tarigan tega menghabisi nyawa Ebenezer Tarigan abang kandungnya karena ribut persoalan uang hasil penjualan sawit. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini