RS Murni Teguh Resmi Masuk Bursa Saham

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 20 April 2022 - 14:15
kali dibaca
Ket Foto : PT Murni Sadar Tbk (Perseroan) atau RS Murni Teguh resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode perdagangan saham "MTMH".

Mediaapakabar.com
PT Murni Sadar Tbk (Perseroan) atau RS Murni Teguh resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode perdagangan saham "MTMH". 

Pencatatan ini merupakan kelanjutan keberhasilan Perseroan dalam melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sejumlah 254.022.800 saham baru atau setara dengan 12,28 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO. 


Saham baru tersebut ditawarkan pada harga Rp1.280 (seribu dua ratus delapan puluh Rupiah) setiap saham sehingga keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah sebesar lebih kurang Rp325.149.184.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar seratus empat puluh sembilan juta seratus delapan puluh empat ribu Rupiah).


Dr dr Mutiara MHA MKT selaku Presiden Direktur Perseroan menyatakan rasa syukur yang sebesar-besarnya, bahwa terlepas dari kondisi global maupun dalam negeri yang masih belum stabil sebagai akibat adanya Pandemi Covid-19, proses penawaran umum secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar. 


"Tingginya antusiasme masyarakat terhadap IPO Perseroan juga menunjukkan kepercayaan dan harapan masyarakat yang tinggi terhadap pasar modal di Indonesia pada umumnya dan prospek usaha Perseroan secara khusus," katanya, Rabu (20/4/22).


Dr Mutiara pun menjelaskan, keyakinannya terhadap usaha industri kesehatan yang dalam hal ini rumah sakit dapat maju dan berkembang seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri.


"Perseroan dan Perusahaan Anak adalah penyedia layanan kesehatan dengan fokus pada bidang onkologi dan kardiovaskuler serta pusat pendidikan kesehatan. Saat ini, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki 5 rumah sakit di Medan, Jakarta, Bali dan Tangerang dan mengoperasikan 1 rumah sakit di Medan dengan menggunakan metode kerja sama operasional," jelasnya.


Dia mengungkapkan, untuk kapasitas 5 rumah sakit Perseroan dan Perusahaan Anak serta 1 rumah sakit yang dioperasikan oleh Perseroan secara total adalah sekitar 858 tempat tidur. Per tanggal 31 Desember 2021, Perseroan dan Perusahaan Anak mempekerjakan 103 dokter umum dan 319 spesialis yang menawarkan layanan ke pasien Perseroan dan Perusahaan Anak dan sekitar 1.980 perawat dan staf pendukung lainnya.


Dengan perkembangan teknologi medis kedokteran yang sangat pesat, Perseroan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan tersedianya fasilitas pengobatan diantaranya Linear Accelerator (“LINAC”) Elekta Synergy Platform, Coronary Artery Bypass Grafting (“CABG”), radioterapi, MRI 1.5 Tesla, CT Scan 128 slices, mammography, chemotherapy center, branch therapy, heart centre, Cardiovascular Care Unit (“CVCU”) di rumah sakit utama di Medan yaitu RS Murni Teguh Memorial Hospital. 


"Seiring dengan perkembangan, fasilitas- fasilitas layanan tersebut juga akan diterapkan pada rumah sakit lain yang dikelola Perseroan. Perseroan berencana untuk mengembangkan usahanya melalui pendirian rumah sakit baru, pengembangan rumah sakit Perseroan yang sudah berdiri dan akuisisi rumah sakit yang berpotensi baik," tuturnya.


Diakuinya, seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya IPO akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha dan kebutuhan modal kerja, selain itu Perseroan juga akan memberikan pinjaman kepada Perusahaan Anak, yakni PT Murni Sadar Kasih Abadi (“MSKA”), untuk pelunasan pokok pinjaman, belanja modal dalam rangka ekspansi, dan kebutuhan modal kerja MSKA.


Belanja modal yang akan dilakukan oleh Perseroan dan MSKA meliputi renovasi bangunan serta pembelian peralatan dan perlengkapan medis untuk Rumah Sakit Murni Teguh Bandung, pembangunan lanjutan atas Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali, dan pembangunan rumah sakit baru yaitu Rumah Sakit Murni Teguh Pematangsiantar.


Pada masa penawaran umum yang dilakukan Perseroan pada tanggal 13-18 April 2022, terjadi oversubscribed lebih dari 90x dari total penawaran porsi pooling. Tingginya animo masyarakat terhadap penawaran umum Perseroan diperkirakan karena pertumbuhan usaha yang tinggi di masa mendatang sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor kesehatan dan potensi tumbuhnya kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri yang telah berkembang pesat beberapa waktu belakangan serta ditata dan dikelola dengan baik oleh dokter-dokter yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.


Dalam pelaksanaan IPO Perseroan, Perseroan telah menunjuk Penjamin Pelaksana Emisi Efek yaitu PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT BCA Sekuritas, yang juga sebagai Penjamin Emisi Efek. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini