Polda Sumut Ungkap Perdagangan Orang Utan, 5 Pelaku Diamankan, 4 Diantaranya Anak di Bawah Umur

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 29 April 2022 - 22:53
kali dibaca
Ket Foto : Polda Sumut saat mengamankan bayi orang utan yang hendak dijual di Deli Serdang.

Mediaapakabar.com
Polda Sumut berhasil mengungkap perdagangan bayi orang utan di kawasan Jalan Haji Anif, Komplek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (28/4/2022). 

Dari pengungkapan tersebut, petugas yang meyamar sebagai pembeli itu berhasil mengamankan lima orang yang melibatkan empat pelaku anak di bawah umur dan seorang wanita.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, lima orang itu inisialnya adalah berinisial HY (18), RHN (17), TOM (18), AR (20) dan seorang wanita PAS (17). Kelima pelaku merupakan warga Kota Binjai. 


"Penagakapan terhadap para pelaku berawal dari pihak kepolisian yang menerima informasi soal perdagangan orang utan pada Rabu (27/4/2022). Petugas lalu menyelidiki kasus ini dan menyamar sebagai pembeli. Keesokan harinya, disepakati pertemuan penjualan orang utan seharga Rp23 juta," ujarnya, Jumat, 29 April 2022.


Lanjut dikatakan Hadi, saat para pelaku memperlihatkan orang utan tersebut dan kemudian tim kita langsung melakukan penangkapan.


"Orang utan yang diamankan masih kondisi bayi. Para pelaku mengaku mendapatkan hewan langka itu dari kawasan Kabupaten Aceh Timur. Saat ini polisi masih mendalami jaringan para pelaku dan sudah berapa kali mereka melakukan aksinya.Kita masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus,” ujar Hadi kepada wartawan, Jumat, 29 April 2022.


Kini, sambung Hadi, bayi orang utan tersebut dititipkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk penanganan lebih lanjut.


"Sementara itu, dari pengungkapan itu disita barang bukti 1 ekor Orang Utan Sumatera dalam keadaan hidup, 1 unit mobil Toyota Yaris BK 1665 RO dan 5 unit HP berbagai merk," katanya.


Dijelaskan Kabid Humas, para tersangka mengaku bahwa 1 ekor Orang Utan Sumatera itu didapatkan pelaku dari Kecamatan Langsa, Kabupaten Aceh Timur.


"Berdasarkan hasil koordinasi dengan ahli dari BBKSDA Sumut, Orang Utan Sumatera (Pongo Abeli) merupakan satwa dilindungi dan dilarang untuk diperjualbelikan, sesuai dengan Permen LHK  Nomor : P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, tanggal 28 Desember 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa dilindungi," pungkasnya. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini