Pertamax Naik ke Rp12.500, Pengendara Ramai-ramai Serbu SPBU Vivo

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 02 April 2022 - 14:10
kali dibaca
Ket Foto : Ilustrasi. SPBU Vivo Sektor 9 Bintaro Jaya ramai dikunjungi pembeli setelah PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Mediaapakabar.com
SPBU Vivo Sektor 9 Bintaro Jaya ramai dikunjungi pembeli setelah PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp9 ribu-Rp9.400 menjadi Rp12.500 -Rp13 ribu pada 1 April.

"Disini lumayan ramai daripada biasanya. Ada kenaikan. Traffic-nya kelihatan rame," kata Riyadi, Supervisor SPBU Vivo Sektor 9 Bintaro Jaya dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (2/4/2022).


Menurut Riyadi, harga BBM di Vivo masih stabil sejak perubahan harga terakhir sebulan yang lalu. Saat ini, belum ada kabar terkait kapan harga tersebut akan berubah.


"Kalau rencananya naik kita enggak tahu, untuk saat ini masih dengan harga saat ini," ujarnya.


Berdasarkan pantauan, BBM yang setara dengan Pertamax alias Revvo 92 dibanderol Rp11.900 per liter, sedangkan Revvo 89 dijual dengan harga Rp8.900 per liter, dan jenis paling premium, yakni Revvo 95 seharga Rp13.990 per liter.


Berdasarkan pernyataan resmi dari Pertamina, perusahaan bahan bakar tersebut memutuskan untuk menaikkan harga bensin jenis Pertamax akibat meroketnya harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak dunia disebabkan krisis geopolitik global yang berimbas pada harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP).


Per 24 Maret 2022 tercatat harga ICP US$114,55 per barel atau melonjak hingga lebih dari 56 persen dari periode Desember 2021 sebesar US$73,36 per barel.


Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen menjaga penyediaan dan penyaluran BBM kepada seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri meski terpengaruh kondisi global. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini