KPK Geledah Rumah Bupati Bogor Ade Yasin: Ada Mata Uang Asing

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 29 April 2022 - 14:48
kali dibaca
Ket Foto : KPK menggeledah Rumah Dinas Bupati Bogor Ade Yasin dan tiga lokasi lain terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Tahun Anggaran 2021.

Mediaapakabar.com
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Rumah Dinas Bupati Bogor Ade Yasin dan tiga lokasi lain terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Tahun Anggaran 2021.

"Di mana ditemukan dan diamankan berbagai bukti, diantaranya berbagai dokumen keuangan. Di samping itu juga ditemukan uang dalam pecahan mata uang asing," kata Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (29/4).


Sebanyak tiga lokasi lain yang digeledah KPK selain rumah dinas Ade adalah Kantor Dinas PUPR Pemkab Bogor, Kantor BPKAD Pemkab Bogor, serta rumah Ade di Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor.


Ali menambahkan bukti-bukti tersebut akan segera dianalisa untuk kemudian disita dan menjadi kelengkapan berkas perkara penyidikan Ade dan para tersangka lainnya.


"Bukti-bukti dimaksud diduga kuat berkaitan dengan pokok perkara," ujarnya.


Dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka.


Sebagai pemberi suap ada Ade Yasin, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah; Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Maulana Adam; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Rizki Taufik.


Sedangkan empat tersangka selaku penerima suap yaitu Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis BPK Perwakilan Jawa Barat, Anthon Merdiansyah; Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor, Arko Mulawan; serta dua pemeriksa pada BPK Perwakilan Jawa Barat, Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini