Kodim 0303 dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pinggir

Media Apa Kabar
Sabtu, 09 April 2022 - 09:34
kali dibaca
Foto: Kodim 0303 Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pinggir

Mediaapakabar.com
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus berlangsung di Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (8/4).

Hari ini, sedikitnya 4 Hektare (Ha) lahan gambut di wilayah jalan Rokan, Dusun I Ponti Kijai, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau hebat. Kobaran api beriring kepulan secepatnya nan pekat membumbung di lokasi.

Cuaca terik berangin kencang membuat bara api merembet cepat menggerogoti areal gambut nan gersang. Alhasil, titik api berasap pekat bermunculan dari berbagai penjuru. “Titik Karhutla gambut berada di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir. Luas lahan yang terbakar kurang lebih 4 Hektare,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik YH melalui Danramil 03 Mandau, Kapt. (Arh) Jemirianto.

Penyebab Karhutla masih ditemukan oleh personel Polsek Pinggir, lahan gambut itu sendiri diketahui milik H. Sihotang dan (tampak) baru dibersihkan permukaannya.

Selain faktor angin dan cuaca, medan beratnya serta jauhnya sumber udara turut memperberat proses pemadaman bara api yang terus menjalar di bagian dalam hamparan lahan gambut tersebut.

“Cuaca terik, angin kencang, medan berat, dan jauhnya sumber udara membuat banyak proses pemadaman. Meski demikian, kami tetap berupaya maksimal,” ujarnya.

Hingga lewat tengah hari tadi, bara api masih terpantau dan mengeluarkan asap pekat. Berjibaku takhlukkan Karhutla, personel Koramil 03 Mandau, Polsek Pinggir, Masyarakat Peduli Api (MPA, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni KLHK RI, Perangkat Desa dan masyarakat sekitar terus mengguyur, liter air ke titik-titik panas yang mengeluarkan asap dari rekahan lahan gambut.

“Cepat padamkan, jangan sampai meluas. Cuaca makin panas, angin makin kencang. Jangan kalah, ayo padamkan,” seru petugas Koramil 03 Mandau, di titik api.

Menjelang petang, total luas lahan terbakar mencapai (kira-kira) 4 Ha. Selama pemadaman, tim berhasil menjinakkan bara api pada luas 2 Ha lahan gambut. Sementara 2 Ha lainnya masih diupayakan pemadamannya.

“2 Hektar padam, 2 hektare lainnya masih diupayakan pemadamannya. Kondisi akhir, titik asap masih tampak, jadi pemadaman masih berlanjut,” ujar Danramil Mandau ini.

Sembari menyaksikan, disarankan untuk mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, imbauan untuk tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar juga disuluhkan tak henti-hentinya. “Kami imbau kepada seluruh masyarakat, terkhusus para petani dan yang punya lahan gambut, tolong sama-sama kita cegah potensi kebakaran. Musim kering seperti saat ini sangat rawan (Karhutla, red),” harapnya.

“Yang paling penting, dimohonkan jangan buka areal perkebunan maupun pertanian dengan cara membakar. Dampaknya sangat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan kita. Mari sama-sama kita cegah dan tanggulangi Karhutla untuk mencegah terjadinya bencana asap di Kabupaten Bengkalis,” pungkasnya. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini