Ini Respons Bobby Nasution Terkait Pria yang Ancam Patahkan Lehernya

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 25 April 2022 - 19:24
kali dibaca
Ket Foto : Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) dan Pria yang viral mau mematahkan leher Bobby Nasution.

Mediaapakabar.com
Terkait petugas e-Parking yang mendapatkan kekerasan fisik dan ancaman dari pengendara mobil yang menolak membayar e-parking, Wali Kota Medan Bobby Nasution akhirnya buka suara.

Bahkan, pelaku berniat mematahkan batang leher Wali Kota Bobby Nasution dan petugas e-Parking. Kini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.


"Ya itu di lapangan biasa. Tapi yang paling ditekankan bukan masalah batang leher Bobby Nasutionnya, bukan. Tapi ini petugas parkir kita yang jadi korban. Walaupun gak jadi dipatahkan lehernya, tapi tangannya ditarik dan dijepit di jendela mobil dan kemudian dijalankan mobilnya. Itu poin pentingnya," ungkap Bobby saat dijumpai usai rapat bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda di Polrestabes Medan, Senin (25/4/2022).


Dikatakan Bobby, penangkapan pelaku ini bukan karena ancaman mengenai pematahan leher namun adanya tindak kekerasan yang terjadi kepada jukir E-Parking.


"Karena sudah kejadian dan sudah ada korban dengan ada yang terluka. Kalau masalah patahkan leher kan belum kejadian ya. Dan hari ini pak Kapolres juga mengatakan sudah diamankan tapi bukan karena patahkan leher ya, bukan karena patahkan leher Bobby, bukan. Tapi karena tangannya dijepit oleh pelaku," ujarnya.


Lanjutnya, Bobby juga turut berterima kasih kepada para jukir yang tegas untuk dapat menerapkan e-parking.


"Ini kemarin kita sosialisasikan dan beri penghargaan kepada Jukir e-parking. Saya berterima kasih dan menyampaikan semangat kepada jukir kita di lapangan untuk tetap tegas menyampaikan pembayaran itu sudah menggunakan digital," tutur Bobby.


"Kita tekankan cara pembayarannya bukan bayar gak bayarnya. Jadi mengganti cash ke cashless. Jadi memang sudah sangat benar yang dilakukan oleh jukir," lanjutnya.


Sementara itu, Kapolrestabes Valentino menyebutkan jika kasus ini masuk dalam kategori penganiayaan dan dalam penganiayaan.


"Ya jadi memang sudah ada unsur penganiayaannya. Nah tadi subuh sudah diamankan di Polsek Medan Kota jadi ini sedang kita proses penyidikan," kata Valentino.


Lanjutnya, Valentino menyebutkan jika pihaknya akan semakin gencar melakukan patroli keliling agar hal tersebut tidak terulang kembali.


"Sebenarnya kita bersama pak Wali tetap mengawasi untuk melaksanakan patroli secara rutinnya dan ada tim yang tiap hari berjalan," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, viral aksi sopir mobil sok keras ancam petugas e-parking dan sebut akan patahkan leher Wali Kota Medan Bobby Nasution.


Dalam video amatir, pria berambut gondrong dengan kulit sawo matang dan mengenakan kacamata tampak bersikap arogan saat diminta membayar parkir.


"Bang lagi pula memang kita disuruh parkir gitu bang (e-parking)," kata petugas parkir elektronik.


Namun, bukannya mereda dan membayar uang parkir elektronik, si pria berambut gondrong malah menantang.


"Panggil bos kau kemari," ancam si pria berambut gondrong.


"Ini yang nyuruh Pak Bobby," jawab petugas parkir.


"Kau panggil Pak Bobby itu kemari. Biar kupatahkan batang leher Pak Bobby itu sekalian, mau kau. Atau kau aja kupatahkan leher kau mau," ancam pria gondrong tersebut.


"Masa abang mau patahin batang leher kita," jawab petugas parkir.


"Siapa yang ajarin kau paksa-paksa orang," kata si pria itu. 


"Paksa gimana," jawab petugas parkir.


"Ya aku kan kubilang ku kasih cash sama kau kan," ujar si pria berambut gondrong.


"Pakai e-toll kita pak," tutur si petugas parkir.


"Aku enggak mau pakai e-toll ngapain kau maksa. Hah," 


"Bang, memang kerjaan kita gini bang," jawab sekali lagi si petugas parkir.


"Iya, yang ajarin kau kerja kayak gini siapa. Ini program dari Pak Bobby," sebut petugas parkir.


"Aku enggak mau tahu siapa itu Pak Bobby. Enggak tahu aku, enggak peduli siapa Pak Bobby," ancam pria berambut gondrong.


Tak kehabisan akal, petugas e-parking kembali meminta uang parkir secara sopan.


"E-toll nya bang," katanya.


"Kau mau kupatahkan lehernya ini," tegas si pria berambut gondrong saat temannya tiba setelah membeli barang.


Tak lama setelahnya video berakhir dan belum diketahui apakah pria gondrong membayar uang e-parking atau tidak. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini