Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Ini Penjelasan SMGP Terkait Semburan Sumur di Madina Bikin Warga Keracunan

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 24 April 2022 - 17:06
kali dibaca

Ket Foto : Kebocoran di PT SMGP. 


Mediaapakabar.com
PT SMGP mengonfirmasi insiden yang terjadi di perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara itu.

Selain pipa gas yang bocor dan menyebabkan belasan warga di sana keracunan, manajemen menyebut juga terjadi well kick yang menyebabkan semburan lumpur dari dari salah satu sumur.

"Well kick ini mengeluarkan semburan lumpur yang diikuti dengan keluarganya H2S," kata Head Corporate Communications PT SMGP Yani Siskartika dilansir dari detikSumut, Minggu (24/42022).


Akibat kejadian ini menyebabkan korban yang terpapar gas Hidrogen Sulfida atau H2S sebanyak 17 orang, yakni dua orang kru rig dan 15 merupakan warga sekitar.


Saat ini, kata dia, tim Community Development dan Community Relations (CDCR) PT SMGP sedang turun ke lapangan untuk meyakinkan warga sekitar bahwa tim teknik SMGP sedang berupaya melakukan penutupan well kick tersebut.


Di sisi lain, prosedur penanganan semburan yang dilakukan oleh pihak perusahaan juga berjalan baik, semburan dari sumur T-12 sudah mulai berkurang.


Dia juga berharap agar warga sekitar dapat tenang dan tidak panik dalam menerima informasi jika dapat dari sumber yang tidak jelas.


"SMGP akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut dan segera memberikan keputusan yang tepat dalam penanganan kejadian ini," lanjutnya.


Sebelumnya diberitakan, pipa gas dari PT SMGP di Madina, Sumut diduga kembali bocor. Dilaporkan ada 13 warga yang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan akibat menghirup gas.


"Info sementara 13 (warga keracunan)," kata Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq.


Polisi pun menurunkan sejumlah personel untuk membantu mengevakuasi warga di lokasi kejadian. Polisi juga menurunkan tim untuk mengecek penyebab terjadinya kebocoran.


"Tim Polda Labfor dan penyidik krimum siang ini berangkat dengan heli ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mendalami penyebab semburan tersebut," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini