Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

IDI Ungkap Pemberhentian dr Terawan Bukan Seumur Hidup Kepada Panglima TNI

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 24 April 2022 - 17:38
kali dibaca
Ket Foto: Screenshot Youtube Jenderal Andika Perkasa.

Mediaapakabar.com
Pertemuan antara pengurus besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama dengan Panglima TNI Jenderal Andika Prasetia membahas mengenai nasib dr Terawan Agus Putranto. PB IDI menyebut pemberhentian dr Terawan bukan seumur hidup.

"Jadi pemberhentian tetap. Pemberhentian tetap itu tidak diartikan seumur hidup. Jadi masih ada upaya ruang kalau kami sampaikan masih ada ruang kalau beliau berkenan untuk menjadi anggota kembali kita akan kuatkan forum secara internal," tutur Adib kepada Jenderal Andika, dikutip dari detik.com, Minggu (24/4/2022).


Jenderal Andika menyebut TNI siap mengikuti aturan yang berlaku. Kemudian, Jenderal Andika menyinggung izin praktek dr Terawan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD).



"Tinggal nanti kami, apa yang harus kami lakukan misalkan keputusan apapun (dari) IDI. Apa yang berpengaruh terhadap izin praktek dokter Terawan di RSPAD kalau keanggotaan beliau tidak lagi aktif tetapi sebagai dokter yang juga praktek di rumah sakit kami, itu juga kita akan ikut aturan," kata Jenderal Andika.


"Siap Dokter Adib?" sambung Jenderal Andika.


"Siap," singkat Adib.


Pertemuan itu diakhiri foto bareng Jenderal Andika dengan PB IDI. Pertemuan tersebut disiarkan langsung di akun YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa pada Minggu (24/4/2022).


Diketahui, IDI belum resmi memecat Terawan Agus Putranto dari keanggotaan. Seperti diketahui, keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI terkait pemecatan Terawan harus diproses PB IDI selambatnya 28 hari setelah hasil Muktamar Banda Aceh 25 Maret 2022 rilis.


Artinya, paling lambat PB IDI mengumumkan keputusan pemecatan Terawan di 28 April 2022. Namun, Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Beni Satria belum bisa memastikan kapan sanksi tersebut diberlakukan.


Beni kembali menekankan IDI belum bisa mengeluarkan pernyataan lebih lanjut baik dari perkiraan waktu dan tanggal resmi pemecatan Terawan, meski diakui sudah ada putusan final.


"Masih dalam proses internal organisasi ya, belum ada perkiraan tanggal," terangnya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini