Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

BPS Sumut Laksanakan SP Lanjutan

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 25 April 2022 - 18:48
kali dibaca
Ket Foto : BPS Sumut melakukan Sosialisasi Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan di Provinsi Sumatera Utara Untuk Wartawan, di Kantor BPS Provinsi Sumatera Utara, Jalan Asrama Medan, Senin (25/4/2022).

Mediaapakabar.com
- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) akan melaksanakan Sensus Penduduk (SP) 2020 lanjutan untuk provinsi Sumut.

Adapun pentingnya sensus penduduk 2020 lanjutan ini sebagai parameter demografi hingga karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable  Development Goals (SDGs) dan RPJMN di bidang kependudukan. 


Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Nurul Hasanudin mengatakan, pelaksanaan sensus penduduk 2020 lanjutan akan dimulai dari 15 Mei - 30 Juni 2022, dengan mengerahkan 4.048 petugas di lapangan yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Para petugas nantinya akan mendata kembali terkait 

karakteristik yang lebih spesifik termasuk, mobilitas, fertilitas dan juga mortalitas. 


"Bagaimana nantinya kita memotret migrasi dan juga datanya akan sangat relevan serta berguna untuk mendukung ketersediaan data SDGs, mudah-mudahan bermanfaat untuk perencanaan pembangunan nasional," kata Hasanudin, dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan di Provinsi Sumatera Utara Untuk Wartawan, di Kantor BPS Provinsi Sumatera Utara, Jalan Asrama Medan, Senin (25/4/2022). 


Hasanudin menjelaskan, nantinya ada 83 pertanyaan untuk mengumpulkan variabel dari 221 ribu rumah tangga di 33 kabupaten/kota di provinsi ini dengan dilakukan kunjungan door to door oleh petugas selama periode tersebut. 


"Kami berharap kepada masyarakat yang akan di sensus, menerima petugas kami yang tersebar di 33 kabupaten/kota, agar informasi yang dikumpulkan lengkap dan tidak ada satupun responden kita yang tidak terdata dengan baik. Data yang dikumpulkan nanti, estimasinya untuk Provinsi Sumatera Utara akan dapat dihasilkan kualitas yang lebih baik lagi," jelasnya.


Hasanudin mengungkapkan tentang adanya sensus pertanian. Tujuannya, pertama, untuk menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit-unit administrasi kecil. Kedua, menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian saat ini. Ketiga,menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan. 


"Data yang dihasilkan untuk sensus pertanian 2023 ini,data pokok pertanahan nasional dilengkapi dengan data yang dapat menjawab isu strategis terkini di sektor pertanian , salah satunya urban farming. Kemudian, petani gurem, petani skala kecil sesuai standar FAO, indikator SDGs pertanian dan geospasial pertanian," ungkapnya. 


Selain sensus pertanian, BPS juga akan melakukan survei biaya hidup (SBH) 2022. Kegiatan SBY ini merupakan satu kesatuan rangkaian selama empat tahun dengan kegiatan persiapan 2021, pelaksanaan lapangan 2022, pengelolaan  dan sosialisasi hasil pada 2023 serta penggunaan hasil untuk perhitungan IHK pada 2024.


"Tujuannya untuk mendapatkan paket komoditas dan membentuk diagram timbang dan menghasilkan diagram timbang di setiap kabupaten/kota IHK," ujarnya.


Cakupan SBH 2022 sendiri di Sumatera Utara akan dilakukan di Sibolga, Pematang Siantar, Medan, Padangsidempuan dan Gunung Sitoli. Sementara tambahan  kota di Sumatera Utara yakni Labuhanbatu, Karo dan Deliserdang. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini