Tindaklanjuti Peredaran Narkoba di Labura, Polres Labuhanbatu dan Polsek Kualuh Hulu Amankan 6 Tersangka

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 24 Maret 2022 - 14:33
kali dibaca
Ket Foto : Para tersangka beserta barang bukti diamankan Polres Labuhanbatu.

Mediaapakabar.com
Menindaklanjuti tentang adanya aduan masyarakat (DUMAS) terkait peredaran narkoba di wilayah hukum (wilkum) Polsek Kualuh menjadi skala prioritas penindakan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Hal itu ditegaskan Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui Kasubag Humas Kompol Murniati SH dalam keterangannya tertulis yang diterima mediaapakabar.com, Kamis, 24 Maret 2022.


"Periode 2 pekan terhitung dari tanggal 10 Maret Hingga 23 Maret 2022 setelah surat diterima oleh Kapolres Labuhanbatu bapak AKBP Anhar Arlia Rangkuti telah memberi perintah kepada Kasat Narkoba dan Kapolsek Kualuh Hulu agar segera bergerak cepat dalam menindaklanjuti setiap keresahan masyarakat terkait Kamtibmas," katanya.


Walaupun saat sekarang ini, sambungnya, Polres Labuhanbatu dan jajaranya memprioritaskan tugas membangun herd immunity masyarakat melalui vaksinasi, tetapi Kamtibmas harus tetap terjaga supaya aman dan terkendali. Sehingga setiap aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar.


"Sebanyak 6 kasus dengan 6 tersangka sudah berhasil ditindak dengan barang bukti sebanyak 11,5 gram sabu, timbangan elektrik dan sepucuk senapan angin yang sudah dimodifikasi, adapun pengungkapan tersebut sebanyak 2 kasus dan 2 tersangka diungkap Polsek Kualuh Hulu dan selebihnya diungkap Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu," sebutnya.


Kasubag Humas Kompol Murniati menyampaikan adapun identitas dari para tersangka yakni berinisial AM alias Cai (35) warga Desa Siamporik Kualuh Hulu Selatan, HA alias Gogon (32) warga Perkebunan Londut Kualuh Hulu, HB (31) warga Pulo Dogom Kualuh Hulu, RS alias Min (47) warga Sonomartani Kualuh Hulu, RMS (25) dan HS alias Hasan (39) warga Desa Siamporik Kualuh Hulu Selatan.


"Terhadap para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini