Sosok Fakar Suhartami Guru Indra Kenz Kini Menghilang Tanpa Jejak

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 15 Maret 2022 - 07:09
kali dibaca
Ket Foto : Indra Kenz dan Fakar Suhartami Pratama.

Mediaapakabar.com
Sosok yang diduga menjadi guru Indra Kenz diungkap oleh warganet. Salah satu pengguna akun Tiktok @bungrnst mengunggah potongan video saat Indra Kenz tengah bersama pria yang diketahui bernama Fakar Suhartami.

"Kena karma deh hahaha," tulis akun @bungrnst yang kemudian dibanjiri banyak komentar dari pengguna akun Tiktok lainnya.


Di dalam video itu, Indra Kenz menyebut bahwa Fakar adalah yang membuatnya terjung ke dunia trading.


"Guys, gara-gara dia juga, aku bisa sukses di trading," ucap Indra Kenz di potongan video itu sambil menunjuk ke arah Fakar.


Dilansir dari suara.com, di kolom komentar, para pengguna Tik Tok lainnya menyebut bahwa Fakar adalah mentor alias guru dari Indra Kenz.



"Itu tuh biang keroknya tangkap juga namanya Fakar," tulis akun @sin***


"Showtime: jejak digital itu kejam. Murid pertama ditangkap dengan ancaman 20 tahun, guru kemungkinan terakhir dengan ancaman seumur hidup atau mati," timpal akun @ezr***


Di akun @bungrnst juga ada video Fakar yang lain saat berkolaborasi dengan pemilik kanal Youtube Nodie Wak Genk. Di video itu para netizen juga menyebut Fakar sebagai mentor dari Indra Kenz.


"Kapolda Metro Jaya, ini guru indra kenz jgn mpe lolos pak," tulis akun @bal***


Sayangnya keberadaan Fakar Suhartami disebut netizen juga menghilang, akun sosial media miliknya dari Instagram dan Youtube sudah tidak lagi ditemukan.


Sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus judi daring, penyebaran berita bohong melalui media elektronik, penipuan investasi dan TPPU, pada 24 Februari 2022.


Ia ditangkap dan ditahan untuk 20 hari pertama terhitung dari tanggal 25 Februari sampai dengan 16 Maret 2022 di Rutan Bareskrim Mabes Polri.


Hingga kini penyidik telah memeriksa 19 saksi dalam perkara ini dengan rincian 17 saksi korban dan dua saksi ahli.


Dari hasil pemeriksaan 14 korban Binomo, didapati data kerugian para korban sebesar Rp25,6 miliar.


Sampai dengan saat ini, penyidik juga telah menyita sejumlah aset Indra Kenz serta alat bukti, seperti bukti transfer rekap deposit penarikan di Binomo, konten video dan YouTube tersangka Indra Kenz, print out legalisir akun YouTube milik Indra Kenz, sebuah mobil Tesla dan satu buah ponsel.


Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawan menyebutkan pihaknya masih terus menelusuri aset-aset tersangka Indra Kenz, guna memulihkan kerugian masyarakat yang menjadi korban penipuan investasi Binomo. (SC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini