Komisi II DPRD Minta Kadinkes Medan Agar Lebih Mampu Lakukan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 09 Maret 2022 - 11:45
kali dibaca
Ket Foto : Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Haris Kelana Damanik ST.

Mediaapakabar.com
 - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Haris Kelana Damanik ST pertanyakan gerak cepat kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan Taufiq Ririansyah dan kemampuan berinovasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS). Sebab, selama ini pelayanan di Puskesmas dan RS Pirngadi dinilai buruk.

“Kita tagih kinerja Kadinkes Kota Medan Taufik Ririansyah untuk lebih mampu memberikan pelayanan prima di Puskesmas dan RS Pemerintah,” kata Haris Kelana, Selasa (8/3/2022), menyikapi belum terlihat perubahan yang signifikan terkait pelayanan di Puskesmas.


Menurut Haris, perlu dan harus dilakukan gebrakan baru terkait peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan RS Pirngadi. Sama halnya RSUD Medan Labuhan yang akan mulai beroperasi.


Sebagaimana fungsi Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan harus dimaksimalkan. Begitu juga fungsi Puskesmas sebagai tempat pembinaan dan penyuluhan serta pemberi tindakan preventif kiranya terealisasi dan berjalan baik.


Sama halnya dengan RSUD Medan Labuhan yang akan segera beroperasi hendaknya dipastikan memiliki fasilitas alat kesehatan yang cukup berikut tenaga medis.


“Harus menunjukan kesan baik. Sehingga ke depan dapat menjadi RS percontohan,” ujar Haris asal partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.


Untuk itu kata Haris, Kadinkes Taufiq dituntut harus lebih mampu melakukan peningkatan pelayanan kesehatan seiring salah satu program prioritas utama Walikota Medan Bobby Afif Nasution.


“Walikota Medan telah menetapkan peningkatan pelayanan kesehatan menjadi program prioritas, Kadinkes harus mampu merealisasikan itu,” tandas Haris.


Seiring dengan itu tambah Haris, Kadinkes Taufiq Ririansyah harus melakukan pembenahan mulai dari penataan kantor Dinkes hingga seluruh Puskesmas.


Begitu juga dengan masalah tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama tenaga medis di Dinas Kesehatan supaya diberdayakan sesuai keahliannya.


Disampaikan Haris, masih banyak yang perlu dibenahi di Puskesmas induk dan Puskesmas pembantu (Pustu), seperti tenaga medis atau pegawai yang masih minim. Sehingga, akibat minimnya dokter dan pegawai di suatu Puskesmas mengakibatkan antrian pasien yang lama.


“Kondisi demikian berdampak buruk terhadap pelayanan kesehatan dan selalu dikeluhkan masyarakat,” sebut Haris.


Maka, tambah Haris, Kadinkes harus merespon hal tersebut. Segerakan pembenahan pelayanan, tambah tenaga medis, alat kesehatan berikut penggunaan E digital dan publikasi kegiatan demi transparansi kinerja.


Disebutkan Haris, pihaknya (red-Komisi II DPRD Medan) akan melakukan rapat evaluasi serapan anggaran triwulan I terkait program kegiatan Dinkes Kota Medan. “Kita mau lihat dulu kemampuan Kadinkes yang baru ini,” pungkasnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini