Kelurahan Sei Agul Ajak Pelaku Usaha Kolaborasi dalam Penanganan Sampah

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 26 Maret 2022 - 12:01
kali dibaca
Ket Foto : Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat mengundang para pelaku usaha yang ada di wilayah Kelurahan Sei Agul untuk bekerjasama dengan aplikasi jual-beli barang bekas (kepul) di Kota Medan.

Mediaapakabar.com
Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat mengundang para pelaku usaha yang ada di wilayah Kelurahan Sei Agul untuk bekerjasama dengan aplikasi jual-beli barang bekas (kepul) di Kota Medan.

Dimana nantinya, sampah ditukar dengan voucher oleh pihak kepul. Lalu, voucher tersebut dapat ditukarkan dengan barang atau jasa yang sudah menjadi mitra Kepul, selain itu vocer tersebut bisa digunakan untuk pembayaran Listrik, Air, dan BPJS Kesehatan. Setelah itu, vouchernya tersebut nantinya di klaim ke kantor lurah dengan senilai voucher tersebut. 


Dalam kesempatan tersebut, pihak dari kepul yang diwakili Siti menjelaskan bahwa kepul adalah aplikasi menjemput barang bekas, yang sama dengan aplikasi gojek, grab dan aplikasi pengangkutan online lainnya. 


"Namun, bedanya kita adalah aplikasi menjemput barang bekas di Medan. Jadi barang-barang bekasnya ada berapa kategori seperti plastik, kaleng, karton, kertas dan bahkan alat-alat  elektronik. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dari Kelurahan Sei Agul," ujarnya, Kamis, 24 Maret 2022.


Sebab, sambungya, Kelurahan Sei Agul ingin menjadikan masyarakatnya lebih peduli dengan sampah. 


"Jadi bapak Lurah Sei Agul M. Aidil Putra Pratama S.STP , M.AP ini bercita-cita, kiranya Kelurahan Sei Agul menjadi contoh dengan Kelurahan lainnya, seperti visi-misi dari Wali Kota Medan bapak Bobby," ujarnya.


Dikarenakan, katanya, kita juga dari pihak kepul sudah bekerjasama dengan Pemko Medan dan bapak Wali Kota Medan berharap dengan adanya kerjasama dengan pihak kepul Kota Medan dapat menjadi semakin bersih. "Jadi kami untuk kepul sendiri sudah berlisensi hukum," katanya.


Sementara itu, Sekcam Medan Barat Roby Chairy mengatakan agar para pelaku usaha dapat mengedukasi untuk meningkatkan kesadaran teman dan tetangga untuk menjaga kebersihan. 


"Perlu kita ketahui juga, bahwa sampah yang kita angkut khususnya dari Kecamatan Medan Barat ini jumlahnya 178 ton perhari, dan itupun belum terkafer setiap harinya, belum lagi di daerah kelurahan lainnya," katanya.


Oleh sebab itu, sambungnya, kami mengajak bapak dan ibu sekalian sebagai pengusaha yang ada dilingkungan Sei Agul ini ikut membantu permasalahan sampah saat ini dengan cara bekerjasama dengan pihak kepul. 


"Disinilah kami mengajak bapak-ibu untuk menjadi pionir dari salah satu Kelurahan yang ada di Kota Medan, supaya mengedukasikan kegiatan ini kepada tetangga atau saudara dan teman kita bahwa dari kita mengumpulkan sampah, ada manfaatnya walaupun dihitung per kategori," ujarnya sembari mengatakan disinilah wujud keseriusan Wali Kota Medan dalam permasalahan sampah, khususnya kebersihan Kota Medan. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini