Kejari Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Tapsel 2019

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 08 Maret 2022 - 10:30
kali dibaca
Ket Foto : Kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan.

Mediaapakabar.com
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Selatan (Tapsel) menghentikan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah yang dipergunakan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tapanuli Selatan (Tapsel) sebesar Rp800 juta Tahun Anggaran 2019.

"Dihentikan tahap penyelidikan (Lid) tersebut setelah meminta keterangan sebanyak 13 orang, baik pengurus dan pelaksana kegiatan. lanjutnya berdasarkan audit Inspektorat Nomor IT. 04/LHP/2022 tertanggal 17 Februari 2022," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapsel Antoni Setiawan SH MH melalui Kasi Intel Saman Dohar SH MH ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa, 08 Maret 2022.


Saman mengatakan dalam perjalanannya hibah Rp800 juta digunakan pengurus KNPI sebesar Rp650 juta bentuk 10 kegiatan, dan Rp150 juta bentuk 4 kegiatan.


"Sesuai hasil audit itu dari 14 bentuk kegiatan ternyata terdapat kelebihan pembayaran yang nilainya mencapai total Rp58. 806.000 (untuk belanja bahan, honorarium, jasa profesi dan dana publikasi)," ujarnya.


Dikatakan Saman, dari hasil kelebihan pembayaran itu telah dilakukan pengembalian oleh bendahara KNPI sebesar Rp58.806.000 ke Kas Daerah pada 15 Februari 2022 lalu.


"Dengan dikembalikannya kelebihan pembayaran tersebut dan tidak ada lagi kerugian negara, maka dalam tahap penyelidikan (Lid), Kejari Tapsel menghentikan kasus penggunaan dana hibah KNPI TA 2019," pungkasnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini