Deklerasi PB-PASU Periode 2022-2027, Eka Putra Zakran Jadi Ketua Umum

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 28 Maret 2022 - 20:53
kali dibaca
Ket Foto : Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB-PASU) resmi dideklarasikan di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Senin, 28 Maret 2022.

Mediaapakabar.com
Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB-PASU) resmi dideklarasikan di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Senin, 28 Maret 2022.

Kegiatan Deklarasi tersebut dirangkai dengan Pelantikan LBH PB-PASU dan diskusi publik mengangkat tema Menakar Peluang dan Tantangan Profesi Advokat Sebagai Officium Nobile.


Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Deklarasi, Pelantikan dan Diskusi Publik Iskandar Chaniago, dalam laporannya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, baik dukungan moril maupun materil, sehingga kegiatan Deklarasi Pelantikan dan Diskusi Publik, dapat terlaksana dengan baik.


"Sebagai Ketua Panitia Pelaksana, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu para tamu undangan yang telah berkenan hadir, tanpa dukungan dari Bapak/Ibu acara ini tidak akan sukses dan terima kasih pula kepada Gubsu atau yang mewakili telah bersedia hadir, memberi sambutan. Semoga Tuhan yang maha kuasa membalas kebaikan Bapak/Ibu semuanya," kata Iskandar.


Eka Putra Zakran atau akrab disapa Epza selaku Ketum PB-PASU 2022-2027 dalam pidato mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia sehingga acara dapat terlaksana dengan baik sesuai yang telah direncanakan.


"Dari lubuk hati yang dalam saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kerja keras panitia. Ada rasa haru dan bangga, hari ini PB-PASU secara resmi telah dideklarasikan dan pengurus LBH PB-PASU juga telah kita lantik, maka saatnya lah bagi kita para Pengurus untuk bekerja keras, menyusun dan menjalankan program kerja dengan sungguh-sungguh," katanya.


Ia mengatakan, potensi PB-PASU sangat besar, sebab di PB-PASU bergabung berbagai advokat dari masing-masing OA (Organisasi Advokat).


Jadi, katanya selain potensinya yang besar, SDM PB-PASU dari Dewan Pembina dan Pengurus adalah murni advokat, yang terdiri dari 12 Alumni FH yang tersebar di Sumatera Utara.


"Mulai dari UMSU, USU, UISU, UINSU, UMA, UNPAB, UPMI, Dharmawangsa, Swadaya, Graha Kirana, Amir Hamzah, UMN Al-Washliyah," katanya.


Dikatakan Epza, adapun visi-misi PASU, visi yaitu menguatkan eksistensi dan menjaga martabat Advokat, menjadi penegak hukum dan keadilan serta mengupayakan terwujudnya keadilan yang nyata bagi masyarakat. Sedangkan misinya adalah berjuang dan bergerak melakukan pembelaan hukum bagi masyarakat secara sungguh-sungguh



"Selain itu, maksud dan tujuan didirikannya PASU adalah untuk meraih cita-cita bersama, menguatkan eksistensi para advokat, melakukan pembelaan hukum, menuntaskan pengabdian kepada masyarakat, bekerja dengan cara amanah dan profesional," jelas Epza.


Masih menurut Epza, adapun landasan yuridis lahirnya PB-PASU yaitu Pasal 28E (3) UUD 1945 tentang kemerdekaan berserikat dan berkumpul.


Sementara landasan filosofisnya ingin memperkuat eksistensi advokat, karena Advokat merupakan empat pilar penegak hukum, selain hakim, jaksa dan polisi. Sedangkan landasan sosialisnya adalah ingin membantu masyarakat dalam mendapatkan keadilan serta menuntaskan pengabdian kepada masyarakat.


Gubernur Sumut yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra, Drs. H. Muhammad Fitriyus, menyatakan mendukung lahirnya PB-PASU di Sumatera Utara.


"Tahniah untuk Ketum Eka Putra Zakran, dan kawan-kawan atas terlaksananya Deklarasi hari ini. Kita doakan adinda Eka segera Doktor, biar tambah mantap lagi dalam memimpin PB-PASU," pungkasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini