Usai Hadiri Pesta Ultah di Tengah Pandemi, Pejabat Hong Kong Mengundurkan Diri

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 01 Februari 2022 - 06:33
kali dibaca
Ket Foto : Pejabat Urusan Dalam Negeri Hong Kong Caspar Tsui mengundurkan diri. (AP/Kin Cheung)

Mediaapakabar.com
Pejabat Urusan Dalam Negeri Hong Kong, Caspar Tsui, mengundurkan diri usai menghadiri pesta ulang tahun anggota DPRD China, sesaat sebelum pembatasan diterapkan.

Caspar Tsui termasuk dalam 15 pejabat yang turut merayakan ulang tahun ke-53 anggota DPR Hong Kong, Witman Hung, sesaat sebelum pembatasan Covid berlaku pada 3 Januari lalu. Dari tamu yang hadir, dua dinyatakan positif Covid-19.


Tak lama kemudian, pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mengimbau warga agar menghindari pertemuan besar.


"(Tsui) mempermalukan pemerintah Hong Kong, dan tidak memenuhi harapan masyarakat. Saya menerima pengunduran dirinya," kata Lam dalam konferensi pers yang dikutip dari Reuters di halaman CNNIndonesia.com, pada Selasa, 01 Februari 2022.


Hong Kong mengekor China dengan menerapkan kebijakan nol-Covid meskipun melumpuhkan ekonomi dan meningkatkan tekanan psikologis para warga.


Tsui mengakui keputusan menghadiri pesta itu merupakan kesalahan. Ia menyadari mestinya semua tindakan diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona.


"Sebagai salah satu pejabat utama yang memimpin dalam perang anti-epidemi, saya belum memberikan contoh terbaik," kata Tsui.


Usai acara itu berlangsung, Lam melakukan investigasi. Dari hasil investigasi tersebut, ia mengatakan 12 pejabat pemerintah yang hadir sudah dibebaskan.


Dua diantara mereka yakni Allen Fung, asisten politik sekretaris untuk pembangunan, dan Vincent Fung, pejabat di Kantor Koordinasi dan Inovasi Kebijakan.


Lam mengatakan, kedua orang itu akan diberi peringatan lisan. Ia mengungkapkan, 12 pejabat yang tidak akan diberi sanksi itu hanya menghadiri pesta sebentar.


Kemudian yang turut hadir, Direktur Imigrasi Au Ka-wang, komisaris polisi Raymond Siu, dan Kepala Komisi Independen Pemberantasan Korupsi, Simon Peh.


Semua pejabat pemerintah yang terlibat telah mengeluarkan permintaan maaf kepada publik. Bagi Au, permintaan maaf itu merupakan yang kedua kali.


Pada 2021 lalu, Au membayar denda lantaran menghadiri makan malam di klub mewah dengan lebih banyak orang. Padahal pemerintah hanya mengizinkan maksimal kumpul empat orang.


Sekitar 20 anggota DPR baru "khusus patriot" Hong Kong juga menghadiri pesta tersebut. Semua pejabat pemerintah dan para anggota DPR sudah di tes Covid-19 telah berulang kali. Mereka semua dinyatakan negatif.


Sejauh ini total kasus di Hong Kong mencapai 13.676 dan 213 orang. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini