Ungkap Jaringan Narkoba, Rektor UNIVA Apresiasi Kapolres Labuhanbatu dan Jajarannya

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 23 Februari 2022 - 19:28
kali dibaca
Ket Foto : Rektor Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Basyarul Ulya Nasution, SH, MM mengapresiasi kinerja Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK dan Jajaran Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Rabu, 23 Februari 2022.

Mediaapakabar.com
Rektor Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Basyarul Ulya Nasution, SH, MM mengapresiasi kinerja Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK dan Jajaran Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Rabu, 23 Februari 2022.

Apresiasi itu diberikan terkait keberhasilan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dalam mengungkap jaringan Narkoba dalam kegiatan Operasi Antik Toba 2022, dimana salah satu kasus yang berhasil diungkap cukup meresahkan warga Desa Janji Kecamatan Bilah Barat yang mendapat perlawanan dari keluarga tersangka.


"Saya mengapresiasi Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK dan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH atas prestasi dan pencapaiannya yang telah berhasil mengungkap dan menangkap sedikit peredaran jaringan Narkoba, yang salah satunya ada di Desa Janji, yakni kampung saya sendiri, sukses selalu buat Polres Labuhanbatu, mari kita bersama memberantas Narkoba," ujarnya.


Diketahui sebelumnya, pada Sabtu 19 Februari 2022 sekira Pukul 23.30 WIB, Personil Sat Narkoba yang dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu SH MH, Kanit I IPTU Eko Sanjaya, Kanit Idik II IPDA Sujiwo Satrio dan Personil harus turun ke lokasi penangkapan di Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu karena Tim yang menangkap dihalau keluarga tersangka yang sudah berhasil diamankan.


"Tiga tersangka berhasil ditangkap yakni berinisial RSN (Roma Sawaluddin (38) warga Desa Janji dengan barang bukti sabu 1,61 gram dan 1 Unit Timbangan Elektrik, ARN (25) warga Desa Janji dengan barang bukti uang tunai Rp20 ribu dan satu unit HP," kata Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.


Lalu, sambung Kasat, tersangka R alias Kombet (39) warga Desa Janji yang merupakan target dan seorang residivis kasus narkotika dengan vonis hukuman 4,8 tahun dan tahun 2019 selesai menjalani hukuman, dari tersangka Kombet disita barang bukti Narkotika sabu 1,43 gram dan uang tunai Rp 7.055.000 sebagai hasil penjualan narkotika sabu.


"Ketiga tersangka dipersangkakan dengan Pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Jo Pasal  55 KUHPidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini