Sandiaga Uno Ungkap Peran Pers Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 08 Februari 2022 - 00:57
kali dibaca
Ket Foto : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, peran insan pers sangat besar dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif dari keterpurukan selama masa pandemi Covid-19. 

Mediaapakabar.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, peran insan pers sangat besar dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif dari keterpurukan selama masa pandemi Covid-19. 

Hal ini dinyatakannya sebagai keynote speaker melalui zoom meeting dalam Seminar Pariwisata Bangkit, pada rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, Senin (7/2) di Kendari, Sulawesi Tenggara.


Sandiaga menyebut, sektor pariwisata ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. "Untuk membangkitkan sektor pariwisata di seluruh daerah di tanah air ini, kita semua harus mengedepankan kualitas," ujarnya.


Menurut Sandiaga Uno, semangat HPN 2022 memberi manfaat dan wawasan yang luas dalam upaya membangkitkan kepariwisataan dan ekonomi kreatif di daerah masing-masing melalui peran pers.


"HPN ini momen sangat bagus melibatkan insan pers dalam perannya agar sektor pariwisata kita bisa bangkit."


"Pariwisata kita harus bangkit dari keterpurukan dengan regulasi yang ada sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Dalam hal ini peran tokoh masyarakat dan wartawan sangat dibutuhkan untuk memulai membangkitkan sektor pariwisata si daerahnya," ujarnya.


Seminar Pariwisata Bangkit yang dipandu Bidang Pariwisata PWI Pusat ini menghadirkan beberapa pembicara dan pelaku wisata, seperti Prof Sapta Nirwanda membahas Tourism Ekosistem 2022 dan Beyond, Ketua PHRI/GIPI Sultra Ir Hugua, yang memperkenalkan wisata Wakatobi Beyond, "Surga" nyata dan narasumber lainnya.


Sapta Nirwanda mengatakan, sektor pariwisata dua tahun terakhir mengalami tekanan sangat dahsyat dibanding tahun sebelum Covid-19. "Kita tahu, wabah covid ini luar biasa pengaruhnya, tapi kita harus bertekad bagaimana kita bisa bangkit kembali," katanya. 


Disebutkannya, dari 10 program pemerintah diantaranya pariwisata paling mudah dikembangkan dan juga rentan dari problem termasuk covid-19 yang melanda dunia termasuk negara maju. Namun Indonesia menempatkan pariwisata sebagai prioritas pembangunan tahun 2019-2024, setelah sektor pertanian. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini