Momen Haru Video Call Kapolri dengan Sinta Aulia Anak Penderita Tumor Kaki

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 20 Februari 2022 - 22:30
kali dibaca

Mediaapakabar.com
Keinginan Sinta Aulia Maulidia bertemu langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya terwujud. Gadis cilik berusia 10 tahun penderita tumor di kaki tersebut sebelumnya viral setelah videonya menyebar di media sosial.

Dalam videonya Sinta Aulia mengenakan pakaian polisi lengkap sembari memajang foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sampingnya.


Gadis yang bercita-cita ingin menjadi Polwan tersebut mengungkapkan keinginan untuk sembuh dari sakit yang dideritanya.


"Pak Kapolri saya ingin sembuh. Tolong dibantu cita-cita saya ingin berobat dan sembuh," kata Sinta Aulia dalam akun Instagram @jktnewws sebagaimana dilansir, Jakarta, Sabtu (19/2/2022).


Menanggapi permintaan anak tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun berjanji bakal menghubungi Sinta.


Hal itu disampaikan Sigit dalam kolom komentar postingan tersebut melalui akun Instagram resminya @kepalakepolisian_ri.


"Saya hubungi segera ya nak, terima kasih," ujar Sigit.


Tak butuh waktu lama, Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawandan dan Ketua Bhayangkari Cabang Rembang serta rombongan mendatangi rumah Sinta Aulia Maulidia di Desa Samaran RT 03 RW 01 Kecamatan Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (19/2/2022) pagi.


Kemudian sekira pukul 09.15 WIB, Sinta Aulia pun berkomunikasi via video call dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Menggunakan ponsel milik anggota Babinkamtibmas Polres Rembang Jenderal Sigit langsung melakukan panggilan video call.


Tampak dalam video yang dibagikan akun instagram divisihumaspolri, Jenderal Listyo Sigit yang mengaku sedang berada di Jawa Timur berbincang langsung dengan Sinta Aulia yang terbaring di rumahnya di Rembang.


"Mbak Sinta saya sudah dapat informasi kiriman TikTok yang dikirim dari masyarakat dan anggotansaya. Apa yang mbak Sinta inginkan?" tanya Sigit dalam percakapan video call tersebut.


Mendengar pertanyaan tersebut, Sinta mengaku dirinya ingin sembuh.


Mendengar jawaban gadis kecil tersebut, Jenderal Sigit pun menyatakan dirinya akan mengirimkan tim Dokter ke rumah Sinta Aulia dan membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.


"Kalau begitu, habis ini nanti saya kirim tim Dokter ke rumah mbak Sinta. Setelah itu hari ini juga saya minta untuk dibawa ke Jakarta dibawa ke rumah sakit Kramat Jati. Ini kebetulan ada di Jawa Timur. Nanti mbak Sinta langsung diterima dokter di sana," ujar Jenderal Sigit.


Jenderal Sigit pun berjanji dirinya akan menemui langsung Sinta Aulia di Jakarta setelah dirinya merampungkan kunjungan kerja ke sejumlah daerah.


"Nanti kalau saya sudah sampai di Jakarta, saya langsung tengok mbak Sinta," katanya.


Selama di Jakarta, Sinta Aulia pun akan ditemani keluarganya menjalani perawatan di RS Polri Kkramat Jati.


"Mbak Sinta bisa ditemenin keluarga. Pak Bhabinkamtibmas yang tadi menginfokan ke saya juga boleh nemenin. Mudah-mudahan mbak Sinta cepet baik di sana. Selalu semangat," ujarnya.


Air mata sang ibu


Setelah menyapa Sinta, Kapolri pun berbincang dengan Ibu dari Sinta Aulia.


Tampak Ibu dari Sinta Aulia tak bisa menahan air mata yang mengalir dari kelopak kedua matanya.


Ia pun sesekali mengusapnya dengan tangan.


"Sinta Anak keberapa, bu?" tanya Jenderal Sigit.


Mendengar pertanyaan Kapolri, Ibu Sinta Aulia mengatakan bila putrinya tersebut merupakan anak pertama.


" Suami kerja apa?" tanya Sigit kembali.


"Suami kerjanya petani, pak," jawab ibu Sinta.


Setelah itu, Jenderal Sigit pun mengakhiri percakapannya.


Ia berharap Sinta Aulia bisa segera sembuh dari penyakitnya.


"Nanti dijemput anggota saya tim dokter dibawa ke Jakarta. Semangat ya. Mudah-mudahan bisa baik. Ditunggu dan sampai ketemu di Jakarta," kata Sigit. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini