Maraknya Pungli di Wisata Danau Linting, Polresta Deli Serdang Diminta Turun ke Lokasi

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 03 Februari 2022 - 20:54
kali dibaca
Ket Foto : Tiket resmi dari Pemkab Deli Serdang (atas) dan Tiket (bawah) yang diduga Ilegal digunakan untuk karcis masuk.

Mediaapakabar.com
Danau Linting berada di Desa Sibunga-Bunga Hilir, Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Danau ini memberikan sebuah sensasi unik dengan airnya yang hangat. Danau ini terletak diatas bukit yang eksotis.

Namun, sayangnya pengunjung atau wisatawan yang datang ke wisata Danau Linting tersebut dikejutkan dengan masih maraknya pungli yang terjadi.


Seperti informasi yang dihimpun mediaapakabar.com, meskipun di lokasi telah dibentuk kelompok sadar tani, tetapi masih ada saja pungutan liar dengan meminta biaya tiket per orang Rp 5.000 setiap karcis yang diduga ilegal tanpa ada stempel resmi dari pihak berwenang. Hal ini muat ketidaknyaman para pengunjung wisatawan.


Mirisnya lagi, pengutipan di pintu masuk Danau Linting tersebut sudah bertahun-tahun beroperasi, namun belum ada tindakan dari petugas terkait.


"Gak ada stempelnya bang, kami jadi ragu bila terjadi apa-apa sama kami di pemandian ini, kemana kami menuntut, padahal pemandangannya sangat indah dan asri disini," ucap pengunjung dari Medan yang enggan disebutkan namanya, Kamis, 03 Februari 2022.


Sementara itu, warga setempat yang bermukim di daerah wisata tersebut mengatakan sudah bertahun-tahun tiket seperti itu. Tetapi sampai saat ini tidak ada tindakan dari Muspika, sebetulnya warga sudah risih. 


"Kami sebenarnya risih ada pungutan liar itu, namun apa daya kami orang kecil. Mudah-mudahan adanya berita ini pak Kapolres turun kelapangan melihat yang sebenarnya," ucap pria tersebut.


Terkait pungutan liar tersebut, Kapolres Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut.


"Terimakasih infonya, saya baru tau ini karena belum ada yang menyampaikan. Ini akan saya perintahkan anggota lidik dulu di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas terkait," ujar mantan Wakapolrestabes Medan  ini. (ET)

Share:
Komentar

Berita Terkini