Luhut Ingin Ada F1 dan Tour de Danau Toba, Netizen: Bangga Punya Opung di Pemerintahan

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 04 Februari 2022 - 15:36
kali dibaca
Ket Foto : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mendampingi Presiden Jokowi kunjungan kerja di Danau Toba. (Instagram @luhut.pandjaitan)

Mediaapakabar.comMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan ada event olahraga internasional tematik di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Tujuannya agar bisa dikenal lagi sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia.

"Danau Toba yang memiliki potensi sebagai tempat penyelenggaraan event internasional tematik, saya kira ke depan bisa menyelenggarakan event olahraga berskala internasional seperti 'F1 H2O' dan 'Tour de Danau Toba'. Saya meminta izin kepada Presiden agar @kemenparekraf.ri menyelenggarakan satu major international event seperti yang sudah diselenggarakan dengan berhasil yaitu Moto GP di Mandalika," katanya dalam unggahan di akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (3/2/2022)


Luhut sebelumnya mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara.


Dia mengatakan, saat ini sudah ada sembilan fasilitas sarana dan prasarana pariwisata yang telah diselesaikan pembangunannya, yaitu Pelabuhan Ajibata, Pelabuhan Ambarita, Pelabuhan Tigaras, Pelabuhan Simanindo, Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah Parapat, Pantai Bebas Parapat, Ruang Terbuka Atsari, Kampung Ulos Hutaraja dan Huta Siallagan.


Luhut pun menjelaskan pembangunan Danau Toba perlu diseimbangkan antara sisi barat-utara dengan timur-selatan agar konektivitas antar wilayah bisa terjalin.


"Saya katakan kepada Presiden, pembangunan DPSP Danau Toba perlu melanjutkan keseimbangan pembangunan antara sisi barat-utara dengan timur-selatan kawasan Danau Toba sampai 2024. Dengan begitu konektivitas antara wilayah bisa terjalin sehingga mampu mendatangkan manfaat juga bagi masyarakat di sekitar kawasan," ujarnya dilansir dari iNews.id.


Sebagai putera suku Batak asli, Luhut mengaku bahagia dengan perubahan yang terjadi di tanah kelahirannya yang kini menjadi lebih indah dan maju sehingga menjadi salah satu DPSP.


Namun, dia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan aspek kelestarian dan kontribusi terhadap pengurangan dampak perubahan iklim.


"Karenanya, saya berharap gotong royong yang menjadi falsafah hidup masyarakat Batak, dapat terwujud lewat kolaborasi nyata antara para pemangku kepentingan serta masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta kekayaan alam kawasan Danau Toba sehingga berkat Tuhan YME juga bisa dipetik 'buah' nya oleh anak cucu kita di kemudian hari," katanya.


"Terimakasih Pak Luhut. Kita bangga Danau Toba yang indah, kian tertata dan menawan," tulis @yohanessirait.


"Terimakasih Amangboru kebanggaan kami....bangga pada mu Amangboru....hormat kami padamu Amangboru...doa,cinta kami selalu untuk mu Amangboru...sehat selalu dan bahagia....terharu di hati kami....impian impian kami terwujud....sekali lagi terimakasih Amangboru ganteng kami....love," tulis @ribkamelianasaragi.


"Bangga sebagai orang Batak, bangga sebagai orang Indonesia. #NKRIhargamati," tulis @egi.situmorang.


"Mauliate da oppung. Bangga sekali punya Bapak Luhut di Pemerintahan. Semoga ada yang menangkap dan meneruskan pola yg sudah oppung bangun buat Indonesia," kata @okiosiahaan.


"Puji TUHAN... Sehat selalu, Ompung," tulis @fondasimbolon.


"Sehat selalu opung," kata @dewagoes. (II/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini