Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Vaksinasi Serentak di Labusel

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 25 Februari 2022 - 21:02
kali dibaca
Ket Foto : Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Hassanudin menyaksikan penyuntikan vaksin dosis 2 terhadap salah seorang Lansia di Gedung SB3 Kotapinang, Jumat (25/2/2022).

Mediaapakabar.com
Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, MSi dan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Hassanudin, SIP, MM meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak se Indonesia yang dilaksanakan di Gedung SB3 Kotapinang, Jumat (25/2/2022) pagi.

Turut dalam rombongan Kapolda bersama Pangdam, Dir Propam Polda, Danpomdam I/BB, Kapendam I BB, Danrem 022 PT Kolonel Inf Luqman Arif, SIP, dan sejumlah PJU lainnya. 


Kehadiran pejabat teras Sumatera Utara itu disambut Bupati Kabupaten Labusel H Edimin, Wakil Bupati H Ahmad Fadly Tanjung, Wakil Ketua DPRD Kab Labusel Syahdian Purba, Kapolres Labuhanbatu AKBP. Anhar Arlia Rangkuti, Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurnia Harahap, dan sejumlah pejabat lainnya.


Dalam peninjauan tersebut, Kapolda bersama Pangdam dan Forkopimda Labusel mendengarkan arahan secara Vidcon dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memimpin vaksinasi serentak yang terkoneksi secara virtual di seluruh Indonesia. Sedangkan Kapolri sendiri, memantau vaksinasi di Provinsi Riau.


Usai menerima arahan dari Kapolri, Kapolda Sumut kemudian memberikan arahan kepada Kapolres jajaran. Sama dengan penyampaian Kapolri, Kapolda pun meminta Kapolres dan pemerintah daerah 33 kabupaten dan kota di Sumut untuk memaksimalkan vaksinasi, khususnya terhadap lanjut usia.


"Minggu-minggu ini terjadi peningkatan kasus signifikan. Minggu pertama tahun ini terjadi peningkatan 1.400 kasus, minggu kedua 4.000 kasus, dan minggu ketiga 25 ribu kasus. Peningkatannya cukup cepat. Jika ini tidak diantisipasi bersama, masyarakat merasa tidak nyaman dan tidak enak. Pada akhirnya akan kembali dilakukan PPKM yang berimbas pada ekonomi. Termasuk jumlah meninggal juga terjadi peningkatan," kata Kapolda saat memberikan arahan kepada para Kapolres.


Disebutkan, pada pandemi kali ini dihadapkan pada gelombang ketiga, yakni Omicron yang penyebarannya jauh lebih cepat. Namun demikian kata dia, capaian vaksinasi semakin baik, yakni 91,4 persen vaksin 1 dan 67,28 persen vaksin 2.


"Saya dan Pangdam datang untuk melihat pelaksanaan percepatan vaksinasi, khususnya Lansia yang jumlahnya masih sedikit di Labuhanbatu Selatan ini. Tadi saya bersama Pangdam sudah memberikan arahan teknis-teknis untuk percepatan itu," kata Kapolda menjawab wartawan.


Dikatakan, hal itu penting dilakukan mengingat kelompok Lansia rentan dengan pandemi Covid-19. Dia pun mendorong agar pemerintah daerah, Lansia harus dimaksimalkan vaksinasinya.


"Yang lain sudah bagus. Masyarakat di sini juga sudah bagus. Tapi Lansia dosis 1 dan dosis 2 itu menjadi target. Mudah-mudahan di bulan Juli ini kita sudah mencapai 70 persen, sesuai arahan bapak Presiden," katanya.


Ketika disinggung mengenai masih terjadinya lonjakan kasus, disaat angka vaksinasi semakin tinggi, Kapolda tidak memberikan keterangan. Dia mengatakan, hal tersebut kapasitas pihak kesehatan untuk menjawabnya.


"Kalau mengenai itu, tanyakan sama ahli kesehatan ya," katanya.


Sementara itu, Bupati Kabupaten Labusel, H Edimin yang dikonfirmasi terkait masih rendahnya capaian vaksinasi dosis 2 terlebih Lansia mengatakan, Pemkab bersama stakeholder terkait sudah berupaya maksimal dan melakukan jemput bola. Namun kata dia, jika mengacu pada data ril sebenarnya capaiannya sudah tinggi, hanya saja ada ketidak-sinkronan data.


Terkait meningkatnya kasus konfirmasi aktif positif Covid-19, Edimin mengaku, sebagian besar warga yang terpapar tersebut hanya administrasi kependudukannya saja yang di Kab. Labusel, sedangkan domisilinya di luar daerah. Meski begitu kata dia, Pemkab sudah melakukan tracing untuk memutus penyebarannya. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini