Jadi Perantara Jual-Beli 1 Kg Sabu, Pria Asal Aceh Divonis 12 Tahun Penjara

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 18 Februari 2022 - 21:28
kali dibaca
Ket Foto : Majelis Hakim yang diketuai Dominggus Silaban saat membacakan putusan di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan.

Mediaapakabar.com
Seorang pria asal Aceh, Muhammad alias Ahmad (40) terdakwa perantara jual-beli sabu seberat 1 kilogram (kg) dijatuhi hukuman selama 12 tahun penjara di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat, 18 Februari 2022.


"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Muhammad alias Ahmad dengan pidana penjara selama 12 tahun," kata majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban dalam persidangan yang digelar secara video teleconference. 


Selain pidana penjara, majelis hakim juga membebankan terdakwa dengan membayar denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana penjara selama 6 bulan.


Majelis hakim dalam amar pmengatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 


Menurut majelis hakim hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika


"Sedang hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan selama diersidangan dan menyesali perbuatannya, berjanji tidak mengulangi perbutan yang sama," kata Majelis Hakim.


Atas putusan itu, terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. Putusan Majelis Hakim sama dengan tuntutan JPU pada persidangan sebelumnya.


Sebelumnya, dalam dakwaan JPU Toga Hutagaol yang dibacakan JPU Tri Chandra, kejadian bermula pada Juli 2021 saat petugas polisi dari Polsek Pancurbatu melakukan patroli sekira pukul 21.00 WIB.


"Ketika itu, petugas menerima laporan dari warga akan ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu di halaman parkir Supermarket Berastagi Jalan Gatot Subroto Medan," katanya di hadapan Hakim Ketua Dominggus Silaban.


Dari informasi itu, terdakwa membawa barang berupa narkotika jenis sabu-sabu yang akan diperjual belikan dibawa dengan menggunakan mobil. Kemudian tiga petugas kepolisian segera menuju ke lokasi parkiran Supermarket Berastagi mencari terdakwa.


JPU melanjutkan, saat itu terlihat  terdakwa seorang diri dengan gerak gerik yang mencurigakan, dan tidak berapa lama kemudian terdakwa mengemudikan mobil hendak keluar dari areal parkir, dengan cepat dicegat oleh ketiga petugas Polisi.


Terdakwa lalu diminta untuk ke luar, dan terdakwa ke luar dari mobilnya melalui pintu depan bagian kanan dimana ketika itu terdakwa hanya sendirian.


"Lalu saksi polisi melakukan penggeledahan badan namun tidak ditemukan barang terlarang dan dilanjutkan penggeledahan di dalam mobil, dari bawah tempat duduk kemudi ditemukan satu bungkus plastik warna hijau bertuliskan Guanyinwang yang  setelah diperiksa ternyata berisikan narkotika sabu seberat 1 kg," ujar JPU.


Atas temuan tersebut terdakwa mengakui, dirinya hanya diperintah oleh seseorang yang dikenalnya bernama Jon dan atas temuan tersebut terdakwa dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polrestabes Medan untuk ditindak lanjuti. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini