Anggota Komisi III DPR Dukung Wacana Kenaikan Gaji Anggota Polri

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 16 Februari 2022 - 22:52
kali dibaca
Ket Foto : Anggota Komisi III DPR Santoso. 

Mediaapakabar.com
Anggota Komisi III DPR, Santoso menilai kenaikan gaji bagi anggota Polri merupakan sesuatu yang lumrah setiap tahunnya. Menurutnya, hal ini sesuai dengan sistem anggaran dalam APBN.

"Bahwa kenaikan gaji bagi Polri naik setiap tahun, sama seperti TNI dan ASN dalam sistem anggaran kita melalui APBN," kata politisi Partai Demokrat melalui keterangan, dikutip dari beritasatu.com, Rabu (16/2/2022).


Namun, dirinya mengatakan bahwa kenaikan gaji secara signifikan dirasa belum tepat di masa pandemi Covid-19 pada saat ini.


Kendati demikian, Santoso menegaskan bahwa kesejahteraan anggota Polri perlu diperhatikan oleh negara. Hal ini mengingat bahwa tugas yang diemban korps Bhayangkara itu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Kenaikan gaji secara signifikan dalam situasi saat ini belum tepat. Namun bahwa para bhayangkara Polri yang bertugas di garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban perlu mendapatkan perhatian dari negara, agar kesejahteraan mereka perlu diperhatikan," ungkapnya.


Sebelumnya, Sahabat Polisi Indonesia (SPI) mendorong peningkatan kesejahteraan polisi melalui kenaikan gaji khususnya di level bintara dan tamtama. Kenaikan gaji, kata Fonda, dibutuhkan lantaran gaji polisi dinilai cukup rendah bila dibandingkan tugas dan tanggung jawab yang begitu besar yang dipikulnya.


"Kenaikan gaji polisi tentunya bakal linear dengan peningkatan kinerja aparat kepolisian," kata Ketua Umum SPI Fonda Tangguh dalam webinar yang diselenggarakan Sahabat Polisi Indonesia, Jumat (11/2/2022).


Sementara itu, Komisioner Kompolnas Pungky Indarti mengamini pernyataan Fonda soal tuntutan kenaikan gaji polisi. Ia menilai bahwa kehidupan keluarga polisi perlu diperhatikan, khususnya pada level bintara dan tamtama rendahan.


Pungky menyebut, publik hanya melihat satu sisi gaya hidup oknum polisi perwira yang bermewah-mewahan, padahal tidak diketahui sumber kekayaannya dari mana.


"Kami berharap kesejahteraan polisi ditingkatkan. Setidaknya ada kenaikan tunjangan bagi polisi di Papua atau di perbatasan negara. Biaya hidup disana mahal tapi tunjangannya tidak sesuai," kata Pungky. (BC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini