Polisi Tetapkan Manajer Kantor Pinjol Ilegal di PIK Jadi Tersangka

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 27 Januari 2022 - 15:24
kali dibaca
Ket Foto : Kantor pinjol ilegal digerebek (Arsip Istimewa/CNNIndonesia.com)

Mediaapakabar.com
Polisi menetapkan manajer kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di daerah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara berinisial V sebagai tersangka.

Diketahui, polisi menggerebek kantor pinjol ilegal tersebut pada Rabu (26/1/2022). Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan 99 orang, termasuk satu manajer.


"Siang ini sudah kita tetapkan satu orang tersangka, yaitu manajernya sebagai tersangka," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (27/1/2022).


Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, manajer tersebut telah diperiksa oleh penyidik. Selain itu, empat orang lainnya yang berperan sebagai leader juga telah dimintai keterangan.


Dalam perkara ini, manajer berinisial V itu dijerat dengan Pasal 115 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.


"Ancaman hukuman 12 tahun penjara," ucap Auliansyah.


Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengungkapkan bahwa kantor pinjol di PIK telah beroperasi sejak Desember 2021.


Kantor tersebut mengoperasikan sekitar 14 aplikasi pinjol ilegal. Di antaranya Dana Aman, Uang Rodi, Pinjaman Terjamin, Go Kredit, Dana Induk, Dana Online, dan sebagainya.


Zulpan juga menyebut bahwa kantor pinjol ini dinyatakan ilegal karena tidak ada izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta melanggar ketentuan. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini