Nyambi Jual Ekstasi, Driver Ojol Dituntut 7 Tahun Penjara

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 28 Januari 2022 - 23:46
kali dibaca
Ket Foto : JPU Liani Elisa Pinem Saat Membacakan Tuntutan di PN Medan, Jumat (28/1/2022).

Mediaapakabar.com
Seorang driver ojek online (ojol) Surya Wiradhana alias Surya (22) dituntut selama 7 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah menjadi kurir ekstasi sebanyak 39 butir.

"Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Surya Wiradhana alias Surya dengan pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp 1 miliar, subsidar 3 bulan penjara," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Liani Elisa Pinem.


Dikatakan JPU, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.


Usai membaca tuntutan, Majelis Hakim yang diketuai Martua Sagala memberikan waktu seminggu kepada penasehat hukum terdakwa mengajukan pledoi. "Tunda minggu depan untuk pledoi ya," pungkas hakim.


Diketahui sebelumnya dalam dakwaan JPU menuturkan, perkara yang menjerat warga Jalan Karya Bersama Kecamatan Medan Polonia ini, berawal pada Senin tanggal 23 Agustus 2021 lalu sekitar pukul 16.00 WIB.


Saat itu, anggota Polisi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mendapat informasi bahwa di jalan Karya Bersama Kecamatan Medan Polonia sering terjadi jual beli Narkotika jenis Pil Ekstasi.


"Selanjutnya saksi Roni Damara Sitepu (polisi) melakukan pembelian terselubung menghubungi terdakwa Surya Wiradhana  melalui Whatsapp memesan Ekstasi sebanyak 39 butir dengan kesepakatan harga Rp 170.000 per butir," kata JPU.


Selanjutnya  sekira pukul 17.00 WIB, terdakwa menghubungi saksi Roni Damara Sitepu (polisi) dan memberitahukan untuk melakukan transaksi di Jalan Karya Bersama  tepatnya di depan Masjid Silaturahim.


"Kemudian saksi Roni Damara bersama tim mendatangi lokasi menggunakan Mobil, sesampainya di depan Masjid Silaturahmi saksi Roni, menyuruh terdakwa masuk ke dalam Mobil dan pada saat terdakwa menyerahkan Narkotika jenis Pil Ekstasi kepada Roni dan seketika itu terdakwa ditangkap," beber JPU Liani Elisa Pinem


Selanjutnya, kata JPU terdakwa beserta barang bukti yang disita berupa 8 plastik klip bening tembus pandang berisikan Narkotika jenis Pil Ekstasi dengan jumlah keseluruhan 39 butir dengan berat netto 15,06 gram dan beberapa barang lainnya dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut guna penyidikan lebih lanjut.


"Terdakwa mendapatkan Pil Ekstasi tersebut dari Jepal (DPO) dengan cara memesan dengan harga perbutirnya Rp 150.000, dengan pembayaran setelah barang habis terjual, dan terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 20.000," ucap JPU Liani Elisa Pinem. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini