Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI Hingga Tewas

Niel P
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:04
kali dibaca

Foto: Ilustrasi pengeroyokan.

Mediaapakabar.com
Seorang anggota TNI Angkatan Darat tewas usai dikeroyok oleh sejumlah orang di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara. Anggota TNI AD bernama Sahdi itu tewas dikeroyok dengan menggunakan senjata tajam. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membeberkan kronologi pengeroyokan terhadap Sahdi dan dua warga sipil yang turut menjadi korban.

Hal ini berdasarkan penyelidikan sementara dan pemeriksaan sejumlah saksi. Zulpan menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (16/1/2022), pukul 03.06 WIB, di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kejadian bermula ketika empat pelaku datang dengan berboncengan dua sepeda motor ke lokasi kejadian. "Pelaku turun dan mendatangi para saksi satu per satu menanyakan 'apakah kamu orang Kupang', kemudian saksi menjawab bukan," ujar Zulpan, dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/1/2022).

Setelah itu, kata Zulpan, pelaku pun bertanya kepada korban. Namun, korban tak menjawab pertanyaan pelaku sampai akhirnya terjadi cekcok. 

Para pelaku lalu mengeroyok korban dengan mencekik dan menyerang menggunakan senjata tajam hingga Sahdi tersungku. Sahdi tewas dalam peristiwa tersebut. 

"Satu pelaku mencekik leher korban sambil memegang tangannya," ungkap Zulpan. 

"Kemudian salah satu pelaku menusuk korban menggunakan senjata tajam sebanyak dua kali hingga korban tersungkur," tutur dia.

Setelah itu, kata Zulpan, pelaku menyerang dua warga sipil yang berusaha melerai pengeroyokan. Akibatnya, satu orang mengalami luka di dada sebelah kanan dan punggung. Sedangkan satu orang lainnya terluka di bagian tangan.

"Korban lain luka di bagian jari manis selah kanan putus dua ruas," kata Zulpan. 

Saat ini, kasus tersebut sudah dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya. Zulpan mengatakan, tiga terduga pelaku telah diamankan dan sedang diperiksa secara intensif oleh penyidik. 

"Tim masih bergerak, kan itu pengeroyokan pelaku lebih dari satu orang. Hari ini informasinya baru tiga yang diamankan," pungkasnya. (Komp/DP)

Share:
Komentar

Berita Terkini