Jokowi Harapkan Generasi Milenial dan Z Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 03 Januari 2022 - 22:45
kali dibaca
Ket Foto : Presiden Joko Widodo dalam acara seremoni pembukaan perdagangan BEI di Jakarta, Senin (3/1/2022).

Mediaapakabar.com
Sepanjang tahun 2021, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menggaet sebanyak 7,4 juta single investor identification (SID) atau investor baru yang masuk ke pasar modal. Dari jumlah tersebut, investor milenial dan generasi Z menjadi yang terbanyak.

Presiden Joko Widodo mengatakan, jumlah investor di pasar modal hingga akhir 2021 tercatat meningkat 92,7 persen menjadi 7,48 juta investor dari sebelumnya 3,88 juta investor per akhir Desember 2020. Jumlah ini meningkat hampir tujuh kali lipat dibandingkan dengan di 2017 yang hanya sebanyak 1,12 juta investor.


Melihat kondisi tersebut, Presiden Joko Widodo berharap kalangan milenial dan Gen Z bisa kembali mendorong pertumbuhan ekonomi di 2022 dengan berinvestasi di pasar modal, seperti terjadi di tahun lalu.


"Jumlah orang yang masuk ke Bursa atau investor pasar modal di 2021 naik sangat tinggi sekali. Di 2017 hanya 1,1 juta investor dan saat ini mencapai 7,4 juta. Investor utamanya adalah investor ritel yang banyak dari anak-anak muda atau milenial dan Gen Z," ujar Jokowi dalam pidatonya di acara seremoni pembukaan perdagangan BEI di Jakarta, Senin (3/1/2022).


Jokowi menjelaskan, pertumbuhan investor ritel pada 2021 ditopang oleh kalangan milenial (kelahiran 1981-1996) dan Gen-Z (kelahiran 1997-2012) sebesar 88 persen dari total investor ritel baru (per November 2021).


"Kami harapkan (jumlah investor milenial) ini akan terus membesar dan akan kembali memberikan dorongan kepada pertumbuhan ekonomi negara kita," jelas Jokowi. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini