Gara-gara Utang, Rentenir dan Tukang Gorengan Terlibat Duel Maut

Niel P
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:51
kali dibaca

Foto: Ilustrasi perkelahian.

Mediaapakabar.com
Seorang rentenir di Ciputat, Tangerang Selatan tewas usai berduel dengan seorang penjual gorengan, Senin, 17 Januari kemarin.

Duel antara rentenir berinisial NS (20) dan pengutang CS (39) itu berujung maut. Nyawa sang rentenir pun melayang setelah digorok lehernya.

Kejadian tersebut berlangsung di sebuah kontrakan di Jalan H Sahlan, RT 03 RW 09, Serua, Ciputat. Sebelum terjadi perkelahian, keduanya sempat cekcok, sekira pukul 07.00 WIB.

"Memang sempat ribut, kedengaran sampai depan. Enggak lama ada ibu-ibu di belakang ada yang lari katanya ada yang berantem. Kita lihat, udah pada banyak darah," tutur Wahyu, tetangga sekitar, dikutip dari Okezone.com, Selasa (18/1/2022).

Menurut Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Aldo Primananda Putra, keributan pelaku dan korban dipicu tagihan cicilan Rp350 ribu. Pelaku yang merupakan penjual gorengan emosi lantaran korban terus memaksa pembayaran tersebut.

"Pelaku ini belum bisa bayar maksudnya, dia mau dagang gorengan dulu belum bisa bayar. Mungkin ada perselisihan di situ, timbul lah cekcok dan duel satu lawan satu," ujar Aldo.

Dalam duel tersebut, SN menderita luka sobek menganga di bagian leher. Sementara CS mengalami luka bacokan di bagian tangan dan tubuh bagian belakang.

Korban dan pelaku sama-sama memersenjatai diri dengan pisau dan golok yang didapat dari dalam kontrakan. Saat ditemukan, keduanya tergeletak di depan pintu kontrakan dengan tubuh bersimbah darah.

"Tidak ada senjata yang dipersiapkan, namun sajam golok maupun pisau itu yang ada di rumah kebetulan ada," ujarnya.

Jenazah rentenir telah dievakuasi petugas dari lokasi. Sementara, CS dilarikan ke Rumah Sakit IMC Bintaro karena luka yang diderita. Polisi juga memasang garis polisi di kontrakan yang menjadi tempat kejadian. (Okz/DP)
Share:
Komentar

Berita Terkini