Bupati Taput Bersama Mensos Hadiri Launching Hari Kesehatian Huria Kristen Batak Protestan di Tarutung

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 05 Januari 2022 - 12:42
kali dibaca
Ket Foto : Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia bersama Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan M.Si, Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat M.Si dan Ompui Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butarbutar hadiri acara syukuran yang sekaligus pelaksanaan Launching Tahun Kesehatian HKBP 2022. 

Mediaapakabar.com
Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia bersama Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan M.Si, Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat M.Si dan Ompui Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butarbutar hadiri acara syukuran yang sekaligus pelaksanaan Launching Tahun Kesehatian HKBP 2022. 

Bertempat di Kompleks Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Tapanuli Utara. Selasa (04/01/2022). Turut Hadir Ketua TP PKK Tapanuli Utara, Wakil Ketua TP PKK Tapanuli Utara, Sekretaris Daerah, Forkopimda dan beberapa Pimpinan Perangkat Daerah. 


Dalam sambutannya, Bupati Nikson Nababan  mengucapkan terima kasih kepada Mensos Tri Rismaharini atas kunjungan beliau ke Tarutung untuk menghadiri acara Launching Hari Kesehatian HKBP. 


“Terima kasih buat arahannya Bu Risma, ada satu kerinduan kami bersama Ompui Ephorus HKBP, bahwa Tapanuli Raya ini tanah yang sangat diberkati Tuhan dimana orang-orangnya juga pekerja keras. Anakkon Ki Do Hamoraon di au (anakku sa) adalah filosofi orang Batak, apapun akan diperjuangkan agar anak-anak kami bisa sekolah setinggi-tingginya.  Namun Tapanuli Raya selalu dalam Peta Kemiskinan, untuk itu ibu Risma, saya sudah sampaikan proposal kita dan kami mohon dukungan ibu untuk pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya sebagai salah satu trigger pemicu pertumbuhan ekonomi di Tapanuli Utara,” tutur Bupati Nikson Nababan.


Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Utara juga menyatakan bahwa beliau fokus membangun Tapanuli Utara dimana desa-desanya belum merdeka, maka fokus anggaran adalah untuk perbaikan infrastruktur untuk kelancaran interkoneksi.


“Kalau Desa kuat Kota kuat Indonesia menjadi negara mandiri dan berdikari. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat semua. pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mengajak ibu dan bapak saudara sekalian, untuk bersatu padu, bahu-membahu, menumbuh-kembangkan budaya kerja keras, menghargai waktu, membangun rasa kebersamaan dan rasa turut memiliki hasil pembangunan di daerah kita ini, jika hal ini dapat kita berhasilkan secara optimal, dipadukan dengan semangat gotong-royong, maka yakin dan percayalah Bonapasogit Kabupaten Tapanuli Utara tercinta ini akan sukses melakukan lompatan dalam lompatan menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Nikson Nababan mengakhiri.


Pada kesempatan yang sama Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan kata sambutannya. Dirinya bersyukur Tuhan Yang mengatur sehingga saya bisa berada di sini. Saya atas nama Pemerintah Indonesia, Kami sangat berterima kasih sekali karena HKBP yang usianya lebih tua dari Negara kita, memberikan sumbangsih kepada saudara-saudara kita yang disabilitas dan saya berharap ini bisa diterapkan terutama untuk generasi muda. 


"Kita dilahirkan berbeda-beda tetapi Tuhan adil karena masing-masing kita diberikan kelebihan meskipun ada kekurangan. Saya memohon kepada para pendeta, karena masih ada bullying dan olok-olok kepada anak-anak kita yang disabilitas, mulai sejak dini marilah kita mengajarkan anak-anak kita bahwa Tuhan menciptakan beraneka ragam makhluk Nya dan tidak ada yang sempurna di muka bumi ini, karena itu juga saya  mulai kampanye di sekolah-sekolah bahwa tidak ada lagi perbedaan terutama anak-anak disabilitas,” tutur Mensos.


Selanjutnya Ompui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Sosial. Beliau mengatakan bahwa Suatu kehormatan besar bagi  HKBP , ibu Menteri berkenan hadir, bukan kebetulan tapi di antara waktu ibu yang padat HKBP boleh mendapat bagian itu juga.


“Di hari bersejarah ini, kami sekaligus melaksanakan launching tahun ini (tahun 2022) menjadi TAHUN KESEHATIAN HKBP. 

Pada tahun kesehatian ini kami rencanakan agar di seluruh distrik pelayanan HKBP, pelayanan kepada kaum difabel di Indonesia melalui RBM akan semakin banyak, sehingga seluruh lapisan masyarakat akan bangga menjadi anak-anak bangsa," katanya.


Selain itu, sambungnya, kami juga sedang bekerja keras hingga kini untuk melakukan pendataan bagi jemaat HKBP yang terpinggirkan, dimana masih 923 orang yang dapat kami masukkan ke dalam data, dan masih ada 21 distrik HKBP yang sedang dilakukan pendataannya.


"Kami bercita-cita kiranya HKBP dan ibu Menteri dapat bergandengan tangan untuk mendorong serta mendukung usaha-usaha para difabel bersama-sama keluarga untuk terciptanya difabel yang berdaya; berdaya secara fisik, mental dan ekonomi," tutur Ompui Ephorus.


Selanjutnya Ompui Ephorus mengucapkan Terima kasih kepada pemerintah bahwa melalui ibu Menteri Sosial telah terealisasi dana Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dan dana Program Keluarga Harapan (PKH) bagi kaum difabel yang dulu sering disebut juga dengan sebutan BLT (Bantuan Langsung Tunai). 


Dana ASPD  atau program PKH tersebut diharapkan untuk lebih merata diperoleh oleh kaum papa dan tidak jatuh ke pangkuan orang-orang yang salah. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini