Anggota DPRD Medan Harapkan Kesadaran Warga Semakin Tinggi Terhadap Kebersihan Lingkungan

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 30 Januari 2022 - 14:22
kali dibaca
Ket Foto : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, David Roni G Sinaga saat melaksanakan Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Duyung, Kelurahan Pandau Hulu 2 Kecamatan Medan Area, Sabtu, 29 Januari 2022.

Mediaapakabar.com
- Warga di Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area diminta agar kebersihan lingkungan selalu dijaga agar terhindar dari segala penyakit terutama banjir ketika hujan turun.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, David Roni G Sinaga saat melaksanakan Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Duyung, Kelurahan Pandau Hulu 2 Kecamatan Medan Area, Sabtu, 29 Januari 2022.


Dalam kegiatan yang mengangkat tema Tentang Pengelolaan Persampahan di dalam Perda Nomor 6 Tahun 2015, David Roni Sinaga mengatakan kegiatan Sosialisasi Perda yang dilakukan merupakan tugas pokok setiap anggota DPRD Kota Medan. Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan Perda kepada masyarakat agar diketahui dan dapat dilaksanakan.


"Dengan pelaksanaan sosialisasi Perda ini, kita harapkan warga di Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area agar menjaga kebersihan," ujar legislatif dari Dapil 4 Kota Medan ini.


David menyampaikan kepada warga untuk disiplin membuang sampah masing-masing paling lambat jam 7 pagi agar Bestari dapat mengangkut sampah. Jika ada sampah tidak dikutip di lingkungan maka Kepling akan laporkan ke kelurahan untuk diketahui. Jalan Wahidin dan Sampali dan jalan protokol agar dibuang sampah jam 7 pagi atau malam hari. 


"Agar kesehatan kita dapat terjaga dengan baik maka saya menghimbau agar membuang sampah tidak sembarangan. Apalagi di dekat parit, mohon agar dijaga kebersihan parit. Buanglah dan kumpulkan sampah di depan rumah. Jika Bestari belum sempat mengutip tolong sampahnya disimpan untuk dibuang di jam berikutnya,” kata David Hutagalung.


Sementara itu, Elvi perwakilan dari pihak Kecamatan Medan Area mengajak warga Kelurahan Pandau Hulu II, agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal agar tetap terjaga bersih.

 

Pada sesi tanya jawab, seorang warga bernama Lolo.Susanti, Kepling 8, mengaku sudah cukup banyak melakukan sosialisasi tentang sampah. 


“Kami selaku Kepling di Kelurahan Pandau Hulu-2 sudah sangat cukup melakukan sosialisasi terkait cara membuang sampah yang ditentukan oleh pemerintah. 


Selaku perwakilan dari masyarakat, sambungnya, saya ingin menyampaikan saat ini warga yang mayoritas Etnis Tionghoa, dari pembersihan rumah, ada sampah diluar sampah rumah tangga, seperti barang tidak terpakai diletak diluar rumah, namun petugas sampah hanya mengangkut sampah harian. 


"Sehingga warga bertanya apakah ada pemilihan sampah yang diangkut dari pembayaran retribusi yang dikutip setiap bulannya,” kata Kepling tersebut.


Menjawab hal itu, David Roni Sinaga, mengatakan hendaknya warga melakukan komunikasi dengan petugas pemungut sampah ketika ada sampah diluar sampah rumah tangga yang ingin diminta untuk diangkut.


David Hutagalung menjelaskan agar warga juga dapat membedakan jenis sampah rumah tangga, dan non rumah tangga. Untuk sampah keluar sampah rumah tangga. 


"Pada Perwal No 18 tahun 2021, kewenangan persampahan di kecamatan yakni di bidang tenaga kerja dan perbaikan mobil serta becak sampah. Retribusi masih dicetak di dinas kebersihan namun pertanggungjawaban dilimpahkan di Kecamatan," katanya.


Sementara itu, Wiwid Safitri Kepling 4 mengatakan bahwasanya warga mereka tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan, malah yang dikhawatirkan warga dari daerah lain yang membuang sampah di wilayah mereka.


“Yang menjadi permasalahan kami adalah warga dari daerah lain yang membuang sampah termasuk pencari nasi sisa terkadang mengacak-acak sampah dan meninggalkan sampah berserak begitu saja, apalagi ada sempat viral pegawai lurah diancam sama pencari nasi sisa karena dilarang membuang sampah,”kata Wiwid.


Di akhir kegiatan Sos Perda Nomor 6 Tahun 2016, David mengatakan agar Kepling melakukan tindakan tegas bagi warga yang diketahui ada membuang sampah sembarangan, agar menjadi efek jerah.


Di penghujung acara, selanjutnya diteruskan dengan membagikan souvenir dan nasi kotak. Kemudian berfoto bersama dengan warga sekitar yang menghadiri pelaksanaan Sosperda David Roni G Sinaga. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini