Transmisi Omicron Lokal, Resahkan Pelaku Pasar

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Ilustrasi.

Mediaapakabar.com
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Rupiah sejak awal pekan ini bergerak dalam rentang yang sangat terbatas. IHSG tiga hari berturut-turut mampu menguat meskipun tipis. Sementara Rupiah bergerak stabil di kisaran angka 14.200-an per US Dollar. IHSG sebelumnya sangat stabil di kisaran 14.225. Akan tetapi pada perdagangan hari ini terlihat sedikit berbeda.

"IHSG terlihat berada di zona merah selama sesi perdagangan pertama bahkan sempat menguat di awal pembukaan perdagangan, namun penguatan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah 20 menit kinerja IHSG berbalik ke zona merah dan mata uang Rupiah bergerak melemah di kisaran 14.270-an per US Dollar. Tekanan ini muncul setelah sebelumnya pemerintah mengabarkan bahwa ada transmisi lokal penyebaran Omicron," kata Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin di Medan, Rabu (28/12/2021).


Diakuinya, kabar tersebut menjadi kabar baik bagi saham-saham di sektor kesehatan. Akan tetapi kabar tersebut justru memunculkan kekuatiran pelaku pasar. Karena transmisi lokal ini dikuatirkan akan menjadi awal penyebaran Omicron di tanah air. Disisi lain, pekan ini adalah pekan yang sangat sepi dari sentimen pasar. Jadi pada dasarnya IHSG bisa saja bergerak melemah.


"Hanya saja kalau sentimennya sepi begini, yang dipikirkan kalau ada sentimen negatif justru jadi pemicu aksi jual yang besar. Sehingga saya berkesimpulan kalau pelaku pasar di pekan ini fokusnya akan tertuju pada transmisi lokal itu sendiri. Selama tidak ada kabar yang mengecewakan seperti temuan kasus-kasus yang lebih banyak. IHSG dan Rupiah masih akan berpeluang stabil hingga tutup tahun," jelasnya.


Disisi lain, pelaku pasar justru optimis bahwa Omicron ini akan mengakhiri masa pandemi Covid-19 nantinya. Sehingga kedepan ekonomi akan berputar lebih baik dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Jadi saya tetap melihat bahwa minimnya sentimen di pekan ini membuat gerak Rupiah dan IHSG relative tidak kemana-mana.


IHSG ditutup di level 6.600,68 pada hari ini. Sementara Rupiah diperdagangkan di kisaran level 14.152 pada perdagangan sore ini. Emas juga tidak kemana-mana stabil di kisaran $1.800-an per ons troy nya. Dua hari perdagangan tersisa menjelang akhir tahun. 


"Saya masih melihat IHSG dan Rupiah akan terus bergerak sideways. Pada hari jumat nanti, akan ada potensi dimana pasar keuangan di  asia akan bergerak dalam rentang yang agak lebar, termasuk juga pasar keuangan nasional," ujarnya. (IK)

Share:
Komentar

Berita Terkini