Tangan Dingin Bobby Nasution Mampu Benahi PUD Pasar Kota Medan

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 14 Desember 2021 - 10:22
kali dibaca
Ket Foto : Walikota Medan Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu didampingi Dirut PUD Pasar Suwarno saat meninjau Pasar Petisah beberapa waktu lalu.

Mediaapakabar.com
Di bawah tangan dingin Wali Kota Medan Bobby Nasution, Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan mulai menunjukkan performa kerjanya yang  membaik. Hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya penghasilan PUD Pasar  Kota Medan sebanyak 10 kali lipat menjadi sekitar Rp 4 miliar.

Padahal sebelum PUD Pasar melakukan pergantian jajaran direksi, saldo kas hanya sekitar Rp. 400 jutaan. Namun kini PUD Pasar telah mampu membayarkan tunjangan hari raya (THR) karyawan yang sempat tertunda sejak tahun 2020, Jum’at (3/12/2021) lalu.


Peningkatan penghasilan ini juga sejalan dengan arahan Bobby Nasution, saat melantik jajaran direksi PUD Kota Medan pada September lalu. Dalam arahannya, Walikota Medan ini meminta agar para direksi, termasuk PUD Pasar Kota Medan dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh. Terlebih, PUD tersebut akan bersinggungan langsung dengan masyarakat sehingga terus memperbaiki diri.


“Direksi yang dilantik harus menjaga kepercayaan yang telah diberikan, dengan membuktikan hasil kinerja di lapangan. Selain itu dalam menjalankan tugas, harus bersungguh-sungguh. Di samping itu kreativitas dan inovasi adalah kunci dalam mengembangkan perusahaan, agar menghasilkan profit dan menambah pendapatan pembangunan di Kota Medan,” kata Bobby Nasution beberapa waktu lalu.


Selain itu, Bobby juga menekankan agar direksi yang baru, harus mampu bersaing dan memiliki ide-ide cemerlang agar pendanaan tidak bertumpu pada pemerintah. Bahkan jika bisa, Bobby Nasution minta direksi mampu membawa pemodal ke perusahaannya.


“Seluruh direksi harus bisa bersaing dan memiliki ide-ide yang baik, sehingga pendanaan tidak hanya mengharapkan dari suntikan pemerintah daerah. Artinya, bisa dari investor maupun hasil kerja sama yang dilakukan. Untuk itu, hal-hal tersebut harus bisa dimiliki oleh direksi. Jangan hanya berharap dari uang daerah, tapi bagaimana nilai usahanya itu bisa lebih tinggi sehingga dapat mendatangkan pemodal dari luar daerah,” tandasnya.


Peningkatan penghasilan PUD Pasar Kota Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution mendapat respon positif dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) Wahyu Ario Pratomo. Dikatakannya, PU Pasar merupakan salah satu BUMD yang dapat memberikan kontribusi bagi PAD Kota Medan.


“Dengan pengelolaan pasar yang profesional, dapat dipastikan PUD Pasar dapat memperoleh pendapatan yang cukup besar. Apalagi sektor perdagangan merupakan sektor tertinggi dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian Kota Medan,” pungkas Wahyu. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini