Ini Pengakuan Pengemudi Mobil Mewah Aniaya Pria Remaja di Parkiran Minimarket Medan Johor

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Penyebab Pengemudi Mobil Mewah Aniaya Pria Remaja di Parkiran Minimarket Medan Johor 

Mediaapakabar.com
- Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan pengemudi mobil mewah terhadap remaja di parkiran minimarket di Jalan Pintu Air IV, Kecamatan Medan Johor yang sempat viral di media sosial (medsos) akhirnya terungkap.

"Pelaku berinisial H (49) warga Kecamatan Medan Johor. Motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap remaja di sebuah minimarket di Jalan Pintu Air 4 dikarenakan sakit hati atas perkataan korban yang kasar terhadap dirinya,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko saat memberikan keterangan resmi, Sabtu (25/12/2021).


Dikatakan Riko, saat itu korban dinilai pelaku mengeluarkan kalimat tidak sopan saat meminta agar memundurkan mobilnya lantaran sepeda motor korban tidak bisa keluar dari parkiran minimarket Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.


"Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 16 Desember 2021 ketika pelaku dengan mengendarai mobil Toyota Prado BK 995 warna hitam datang ke salah satu minimarket lalu menyenggol sepeda motor korban," katanya.


"Peristiwa itu diketahui setelah rekaman CCTV viral di media sosial,” tambahnya.


Lanjut dikatakan Riko, usai pelaku memarkirkan mobilnya, disaat bersamaan korban yang keluar dari dalam minimarket menemui pelaku meminta agar mobil untuk dimundurkan karena menghalangi sepeda motor miliknya.


“Pelaku yang tidak terima dengan perkataan itu langsung memukuli korban,” katanya.


Orang tua korban kemudian melaporkan penganiayaan itu Mapolrestabes Medan pada 17 Desember 2021. Personel Satreskrim Polrestabes Medan yang menerima laporan korban melakukan penyelidikan dan pelaku akhirnya dapat ditangkap saat berada di salah kafe di Jalan Johor.


“Terhadap pelaku dikenakan Pasal 80 tentang perlindungan anak dengan ancaman 3,5 tahun atau denda sebesar 72 juta,” tegasnya.


Sementara itu, pelaku saat ditanyai sejumlah wartawan mengaku sebelum penganiayaan terjadi, mobilnya sempat menyenggol motor korban.


“Waktu saya tiba di minimarket saya menyenggol motor yang belum diketahui pemiliknya,” katanya.


Dia mengatakan, pada saat korban menemui pelaku di parkiran, korban berkata kasar.


“Korban berteriak kepada saya ‘kau pinggirkan mobilmu’. Lalu saya keluar dari mobil saya bilang dek sopan dikit saya ini orang tua,” jelasnya mengulang perkataannya saat kejadian.


Saat itu pelaku juga pun sempat mengatakan bahwa anaknya lebih tua dari korban dan langsung spontan melakukan pemukulan. “Mohon maaf saya khilaf,” pungkasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini