Luhut Klaim Tak Buka Tambang Batu Bara Baru, Meski Target Digenjot

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan memastikan tidak ada pembukaan tambang batu bara baru meskipun target produksi tahun ini digenjot jadi 625 juta ton. (ANTARA)

Mediaapakabar.comMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan tidak ada pembukaan tambang batu bara baru, meskipun target produksi tahun ini meningkat menjadi 625 juta ton.

Menurut Luhut, target produksi yang dipatok tersebut masih bisa tercukupi dari tambang batu bara yang sudah ada (existing).


"Nggak juga membuka tambang batu bara,wong tambang batu bara yang sudah ada kok saya pikir itu mereka produksi dan tingkatkan mereka," ujar Luhut dalam wawancara dengan CNN TV yang tayang pada Jumat (12/11/2021) sore.


Luhut menegaskan bahwa target produksi batu bara yang dipatok sudah terukur di tambang-tambang milik perusahaan besar, seperti Adaro dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).


"Nggak (tambah lubang baru) saya kira. Karena sudah semua terukur di tempat-tempat besar itu ya seperti milik Adaro," terang dia.


Pada kesempatan tersebut, Luhut juga menegaskan tidak ada pengusaha batu bara yang melobi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menunda penghentian penggunaan batu bara yang dipatok mulai 2040 mendatang.


Menurut dia, Presiden Jokowi akan tetap kukuh pada rencana yang telah ditetapkan. "Nggak ada itu, saya jamin kalau itu, dan saya juga...siapa yang mau lobi-lobi saya?" tanya Luhut.


Meskipun memiliki perusahaan tambang batu bara dengan produksi jutaan ton, Luhut mengklaim mendukung niat pemerintah untuk menyetop penggunaan batu bara. "Mendukung, sangat mendukung," tutur Luhut. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

APAKABAR TV

Berita Terkini