Diplomat Rangkap Agen Rahasia Rusia Tewas di Depan Kedutaan di Jerman

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Ilustrasi. (INT)

Mediaapakabar.comDiplomat Rusia ditemukan tewas di trotoar yang berada dekat dengan kantor Kedutaan Rusia di Berlin, Jerman, pada bulan lalu. Pemerintah Jerman menduga diplomat itu adalah agen rahasia Rusia.

Jasad diplomat berusia 35 tahun itu ditemukan pada 19 Oktober 2021. Ia terjatuh dari lantai atas gedung Kedutaan Rusia yang ada di Berlin, ibu kota Jerman. Namun, penyebab ia terjatuh dan penyebab kematiannya masih belum jelas sampai saat ini.


Media Der Spiegel melaporkan bahwa diplomat itu sebelumnya menjabat sebagai sekretaris kedua kantor Kedutaan Rusia di Berlin sejak 2019. Walaupun demikian, Otoritas Keamanan Jerman mengatakan diplomat itu adalah agen FSB Rusia yang tengah menyamar.


FSB Rusia sendiri merupakan badan keamanan federal negara itu. Sebelumnya, negara Barat menghubungkan FSB dengan kematian orang Georgia yang berada dalam pengasingan. Orang ini ditembak mati di Taman Berlin pada 2019.


Kremlin membantah keterkaitan negaranya dengan pembunuhan ini.


Sementara itu, pihak kedutaan Rusia tidak menyetujui dilakukannya otopsi untuk jasad diplomat yang meninggal tadi. Larangan ini membuat jaksa penuntut umum Jerman tak dapat melakukan penyelidikan.


Walaupun demikian, baik pihak Rusia dan Jerman mengakui kematian diplomat ini.


"Peristiwa tragis yang menimpa diplomat Rusia terjadi pada 19 Oktober 2021," tutur pernyataan Kedutaan Rusia dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu, 06 November 2021.


"Semua formalitas yang terkait dengan pengembalian jasad diplomat ini ke tempat tinggalnya sedang diselesaikan oleh penegak hukum yang kompeten dan otoritas medis Jerman yang sesuai."


"Kami menganggap spekulasi yang muncul di beberapa media Barat terkait insiden tragis ini sangat tidak benar."


Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan pada CNN bahwa pemerintah Berlin menyadari kematian diplomat ini, tetapi dengan alasan melindungi kerabat dan orang lain yang bersangkutan, tidak akan ada rincian lebih lanjut terkait insiden tersebut untuk saat ini."


Ini bukanlah pertama kali Rusia dan Jerman mengalami masalah.


Sebelumnya, pria Inggris berumur 57 ditangkap kepolisian Jerman karena diduga telah menjual data rahasia kepada Intelijen Rusia. Ia langsung ditahan di kepolisian wilayah Potsdam, Jerman.


Motif yang diketahui ialah bahwa pegawai tersebut menerima sejumlah uang atas penjualan data yang diberikan kepada Intelijen Rusia. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

APAKABAR TV

Berita Terkini