100 Anak di Medan Ikuti Sunat Massal

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Pemilik Beautify Indonesia, dr Arya Tjipta Prananda bersama pihak Bank Mestika Kabag Secretary Perusahaan Bank Mestika, Suharto Kurniawan didampingi Kasi Secretary Perusahaan, Doris Stiano bersama anak-anak peserta kegiatan bakti sosial Sunat Massal di Medan, Minggu (10/10/2021).

Mediaapakabar.com
Sunatan massal sebagai bakti sosial dari Beautify Indonesia tak berhenti dilakukan meski pandemi Covid-19. Kegiatan ini pun cukup rutin dilakukan setiap bulannya. 

Pada Oktober ini, Beautify Indonesia berkolaborasi dengan Bank Mestika melakukan sunat kepada 100 anak di Medan, Minggu (10/10/2021). 


Pemilik Beautify Indonesia, dr Arya Tjipta Prananda mengatakan, bakti sosial di masa pandemi ini, pelaksanaannya dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 


"Semua tim yang turut dalam bakti sosial ini sudah divaksin, termasuk tim media kami. Selain melindungi anak-anak, juga untuk melindungi diri sendiri. Maka itu, anak yang mau sunat tapi lagi batuk pilek langsung kami batalkan dan tidak bisa ikut," kata Arya yang berprofesi sebagai dokter bedah. 


Arya menjelaskan, peserta sunat massal ini rata-rata berusia 7 tahun ke atas. Sunat dilakukan dengan metode sirkumsisi atau konvensional dan metode ini lebih aman dan nyaman bagi anak-anak. 


"Kalau untuk laser digunakan untuk memotong dan menghentikan pendarahan. Untuk hari ini, ada beberapa anak yang sunat dengan menggunakan laser," jelasnya. 


Menurut Arya, dengan metode sirkumsisi durasi sunatnya sekitar 10-20 menit saja, sementara dengan laser bisa 30 hingga 45 menit. 


"Jika kegiatan sunat massal menggunakan metode laser maka memakan waktu lama. Apalagi dengan laser harus memiliki skill yang talent. Dan dari 12 dokter yang ikut serta dalam bakti sosial, hanya 2 orang yang talent pakai laser," ujarnya. 


Terkait sunat, Arya mengungkapkan selain manfaat medis, juga ada manfaat estetisnya. Selain mengurangi risiko kanker penis. Dia menyarankan agar sunat dilakukan saat anak masih bayi. Atau sekitar 1-2 bulan. 


"Kami sarankan untuk anak laki-laki agar disunat pada usia 1-2 bulan. Karena ambang nyeri bayi lebih tinggi dari anak-anak sekarang," terangnya.


Sementara, Kabag Secretary Perusahaan Bank Mestika, Suharto Kurniawan didampingi Kasi Secretary Perusahaan, Doris Stiano menambahkan, pihaknya rutin menggelar bakti sosial seperti ini setiap tahun. Pada tahun ini merupakan tahun pertama bersama dengan Beautify Indonesia.


"Kami memilih kolaborasi dengan Beautify Indonesia karena reputasinya bagus," ungkapnya. 


"Hasil evaluasi kami dari kegiatan ini bagus. Kami memiliki semangat yang lebih tinggi lagi untuk menggelar aksi sosial yang seperti ini," tuturnya.


Sebelumnya di tahun ini, Bank Mestika telah melakukan beberapa aksi sosial lainnya. Seperti, pemberian baksos beasiswa bagi anak-anak berprestasi serta pemberian kacamata untuk 650 anak sekolah.


"Mungkin tahun depan kami akan membantu anak-anak yang belum memiliki ijazah SMA, agar bisa mendapatkannya," tambahnya. (IK)

Share:
Komentar

APAKABAR TV

Berita Terkini